Pematangsiantar, Sinata.id – Pihak SMA HKBP Pematangsiantar menyatakan akan memberikan pendampingan kepada siswi sekolah itu yang sebelumnya dilaporkan hilang dan telah ditemukan, Selasa (13/1/2026).
Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Hunter Manurung mengungkapkan sekolah akan mengundang orang tua siswi.
“Biasanya akan kita berikan surat panggilan, begitu juga ke orang tuanya. Kita akan lakukan pendampingan ekstra,” ucap Hunter, saat dikonfirmasi.
“Kita akan lakukan pembinaan, begitu juga ke orang tuanya akan kita minta untuk mengawasi anak tersebut,” tuturnya.
Hunter memaparkan, pendekatan serupa akan diterapkan secara menyeluruh. Pihaknya tidak hanya akan fokus pada siswi yang bersangkutan, tetapi juga memperkuat pengawasan terhadap seluruh siswa.
Sebelumnya, seorang pelajar SMA HKBP Pematangsiantar dilaporkan hilang telah ditemukan.
“Dipancing teman sekelasnya, teman ceritanya, ketemu di suatu tempat. Di situ jugalah datang orangtuanya,” ujar.
Menurut Hunter, orang tua siswi sebelumnya sempat melaporkan anaknya hilang ke kepolisian. Laporan itu dilatarbelakangi oleh sejumlah kekhawatiran, terutama terkait permintaan sang anak yang dianggap tidak wajar.
“Semalam (kemarin) datang orang tuanya, menangis, bertanya-tanya kenapa dia tidak pulang. Awalnya dia minta uang makan dan diberi sewajarnya. Namun, terakhir ini minta yang aneh-aneh, mau beli HP karena HP yang lama dia jual,” ujar Hunter.
Kecurigaan keluarga semakin besar karena perubahan bahasa GD dalam percakapan pesan singkat, sekaligus memunculkan kekhawatir akan kemungkinan penyanderaan.
“Takut orangtuanya disandera jadi melapor ke polisi. Naluri seorang ibu juga ya,” tutur Hunter. (*)
Penulis: Hendrik Nainggolan









Jadilah yang pertama berkomentar di sini