Batam, Sinata.id – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Ahmad Saragih, menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun dalam mendukung program strategis nasional, khususnya penyediaan lahan untuk program “Sekolah Rakyat”.
Penegasan ini disampaikan usai dirinya menghadiri hari kedua sekaligus penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII APKASI di Kota Batam, Selasa (20/1/2026).
Anton Saragih menyebutkan bahwa forum ini menjadi jembatan krusial untuk menyalurkan aspirasi daerah ke pemerintah pusat.
Menurutnya, program Sekolah Rakyat sangat dinantikan masyarakat Simalungun guna memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan.
Hari kedua Rakernas XVII APKASI menghadirkan sejumlah agenda strategis yang melibatkan tiga menteri Kabinet Indonesia Maju serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). Beberapa isu utama yang dibahas meliputi:
Kepala BKN, Prof Zudan Arif Fakrullah, menekankan digitalisasi layanan dan harmonisasi kebijakan kepegawaian untuk meningkatkan performa pelayanan publik.
Kemudian, Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, memaparkan langkah optimalisasi dana desa guna menekan angka kemiskinan ekstrem di kawasan tertinggal.
Sementara, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan arah kebijakan program Sekolah Rakyat serta distribusi bantuan sosial di tingkat daerah.
Diskusi mengenai revisi UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, termasuk wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Rangkaian acara tahunan ini ditutup secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Selasa malam.
Penutupan tersebut diawali dengan peluncuran buku “25 Praktek Terbaik Pemerintah Kabupaten” sebagai referensi inovasi kepemimpinan daerah.
Bupati Anton Saragih, yang hadir didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah Pemkab Simalungun, menekankan bahwa pemerintah kabupaten adalah ujung tombak pembangunan nasional.
Selain fokus pada pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas ASN dan keberlanjutan otonomi daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan di Simalungun.
Rakernas XVII APKASI 2026 berakhir dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang ditujukan untuk memperkokoh posisi pemerintah kabupaten dalam peta pembangunan nasional. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini