Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Serahkan Bantuan Rp50 Juta ke Vihara, Menag: Jangan Ada Ibadah Terhambat Prosedur

menag nasaruddin umar menegaskan negara wajib mempermudah izin rumah ibadah saat menyerahkan bantuan rp50 juta ke vihara sian djin ku poh di karawang. pesan toleransi dan kebebasan beragama kembali ditegaskan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan negara wajib mempermudah izin rumah ibadah saat menyerahkan bantuan Rp50 juta ke Vihara Sian Djin Ku Poh di Karawang. Pesan toleransi dan kebebasan beragama kembali ditegaskan. (Ist)

Karawang, Sinata.id — Pesan toleransi kembali digaungkan dari Jawa Barat. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan, negara tidak boleh menjadi penghalang bagi siapa pun yang ingin beribadah. Penegasan itu disampaikan langsung saat kunjungan kerja ke Vihara dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh, Karawang, Kamis (5/2/2026), yang sekaligus diwarnai penyerahan bantuan rehabilitasi senilai Rp50 juta.

Di hadapan ratusan umat Buddha, Nasaruddin menekankan bahwa persoalan administrasi tidak boleh mematikan hak dasar warga negara. Menurutnya, tugas pemerintah adalah membuka jalan, bukan mempersempit ruang ibadah.

Advertisement

“Kalau ada umat yang ingin beribadah tetapi belum punya tempat, kewajiban kita adalah membantu mempermudah izinnya. Jangan sampai niat mendekatkan diri kepada Tuhan terhalang oleh prosedur,” tegas Menag.

Baca Juga  Ribuan Santri Adu Inovasi Sains dan Teknologi di Grand Final OMI 2025 Tangerang

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Yayasan Sian Djin Ku Poh dan akan digunakan untuk perbaikan serta pengembangan fasilitas vihara. Pemerintah berharap, dukungan ini tidak hanya memperkuat bangunan secara fisik, tetapi juga mendorong aktivitas sosial dan spiritual di lingkungan sekitar.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, bukan hanya untuk sarana ibadah, tetapi juga untuk menguatkan program pemberdayaan umat,” ujar Nasaruddin.

Rumah Ibadah, Pilar Moral Masyarakat

Dalam arahannya, Menag mengingatkan bahwa rumah ibadah bukan sekadar tempat ritual, melainkan pusat pembentukan karakter. Kedekatan seseorang dengan tempat ibadah, kata dia, berpengaruh besar terhadap moral, kepedulian sosial, dan keharmonisan hidup bermasyarakat.

“Membantu orang agar mudah beribadah berarti membantu membangun pribadi yang lebih baik. Kita patut bersyukur vihara ini aktif dan memiliki jemaah,” katanya.

Baca Juga  Menag Ulas Sejarah Takbir Idulfitri Sejak Zaman Rasulullah

Ia juga menyinggung teladan Nabi Muhammad SAW di Madinah yang memberi ruang bagi pemeluk agama lain untuk membangun rumah ibadah. Nilai tersebut, menurut Nasaruddin, adalah fondasi toleransi yang harus terus dirawat di Indonesia.

“Itulah contoh toleransi yang diajarkan Rasulullah. Perhatian beliau kepada pemeluk agama lain begitu besar. Semangat inilah yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Menag mengajak umat Buddha Karawang untuk terus menghidupkan Vihara dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh dengan kegiatan spiritual yang rutin. Ia mengingatkan bahwa keindahan bangunan harus sejalan dengan semangat umat yang memakmurkannya.

“Jangan hanya bangunannya yang indah, tetapi juga harus ramai oleh aktivitas ibadah. Kalau tempatnya sudah nyaman, mari dimaksimalkan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan,” pesannya. [a46]

Baca Juga  Kemenag Siap Tentukan Awal Puasa, Sidang Isbat Ramadhan 1447 H Digelar 17 Februari
Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini