Sementara itu, pergerakan berbeda justru terlihat di pasar saham. IHSG dibuka menguat dan sempat melesat hingga menyentuh level tertinggi di 6.286,872 pada awal perdagangan.
Namun setelah reli cepat tersebut, indeks mulai mengalami aksi ambil untung (profit taking) sehingga bergerak turun secara bertahap.
Meski demikian, IHSG masih bertahan di zona hijau dengan penguatan sekitar 0,45 persen di kisaran level 6.234.
Mayoritas saham juga tercatat menguat. Sebanyak 351 saham berada di zona hijau, sementara 235 saham melemah dan 145 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai. Volume transaksi mencapai 7,27 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sekitar 535 ribu kali transaksi. Adapun nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,11 triliun.
Penguatan IHSG di tengah pelemahan rupiah menunjukkan investor domestik masih melihat peluang di pasar saham, meski tekanan eksternal terhadap nilai tukar masih membayangi pasar keuangan nasional. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini