Menurut dia, perekonomian global masih dibayangi berbagai ketidakpastian, termasuk konflik geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok dunia dan memicu kenaikan harga energi. Namun, Indonesia dinilai masih mampu menjaga kinerja ekonomi yang positif.
Purbaya menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 masih berada di atas rata-rata negara-negara G20 maupun ASEAN. Selain itu, sejumlah indikator ekonomi nasional juga menunjukkan tren yang positif dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali.
βPemerintah berkomitmen mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Untuk itu diperlukan berbagai terobosan, termasuk melalui penguatan sektor keuangan yang kokoh dan sehat,β ujarnya.
Ia menegaskan sektor keuangan memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran pembiayaan kepada sektor-sektor produktif. Karena itu, penguatan tata kelola, stabilitas sistem keuangan, pendalaman pasar keuangan, serta peningkatan inklusi keuangan menjadi aspek yang harus terus diperkuat.
Pemerintah bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan telah melakukan pembahasan intensif terhadap substansi revisi UU P2SK. Proses penyusunannya juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari asosiasi industri, akademisi hingga masyarakat.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini