Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

PUTR Jadi Sorotan, Fraksi di DPRD Minta Kadis Dievaluasi, Wali Kota Siantar “Mengelak”

putr jadi sorotan, fraksi di dprd minta kadis dievaluasi, wali kota siantar “mengelak”
Juru bicara FRaksi Golkar Indonesia Rini Silalahi

Pematangsiantar, Sinata.id – Melalui sidang paripurna tentang penyampaian pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan Wali Kota Pematangsiantar atas Rancangan Perubahan APBD Tahun 2025, Selasa 9 September 2025, Anggota DPRD Pematangsiantar melalui fraksinya masing-masing, soroti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pematangsiantar.

Kinerja Dinas PUTR jadi sorotan, seiring masih banyaknya jalan berlubang dan telah memakan korban, rendahnya serapan anggaran, keberadaan kabel optik yang semakin menjamur, kualitas drainase, dan sulitnya berkoordinasi dengan Kepala Dinas (Kadis) PUTR Kota Pematangsiantar Sofian Purba SSos.

Advertisement

Pada sidang paripurna, sejumlah fraksi dengan tegas meminta Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi untuk mengevaluasi jabatan Kadis PUTR yang diemban Sofian Purba Ssos. Sejumlah fraksi lainnya tidak secara langsung meminta untuk dievaluasi.

Sementara hari ini, Rabu 10 September 2025, juga melalui sidang paripurna dewan, Wali Kota Pematangsiantar diberi kesempatan untuk menjawab (menjelaskan) permintaan anggota dewan yang telah disampaikan kemarin.

Baca Juga  Menguatnya Dugaan Korupsi Pengadaan Eks Rumah Singgah

Hanya saja, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi “mengelak” dari permintaan fraksi untuk mengevaluasi jabatan Kadis PUTR dari Sofian Purba, dengan tidak menjawab atau tidak menanggapi permintaan dimaksud.

Padahal, pada sidang paripurna kemarin, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Demokrat secara tegas meminta wali kota untuk mengevaluasi jabatan Kadis PUTR saat ini.

“Sulitnya berkoordinasi dengan Kepala Dinas PUTR untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat perihal banyaknya jalan yang berlubang dan sudah memakan korban. Untuk itu kami memohon nomor HP saudara wali kota, berhubung tidak bisa dihubunginya nomor HP saudara pejabat Dinas PUTR. Berdasarkan fakta diatas kami meminta kepada saudara walikota untuk mengevaluasi Kepala Dinas PUTR,” ucap juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Alponso Sinaga.

Baca Juga  Rumah Miliaran dan Mobil Baru Ilal Mahdi Nasution Disorot, Publik Pertanyakan Sumbernya

“Fraksi Demokrat melihat masih rendahnya serapan anggaran yang ada di Dinas PUTR, dan kami melihat masih berjalannya pemasangan tiang fiber optik tanpa adanya dasar hukum yang jelas, untuk itu kami meminta kepada saudara wali kota agar mengevaluasi kinerja dari pada kepala dinas yang terkait,” ucap Polma Oliver Sihombing, juru bicara Fraksi Demokrat.

Sementara, sama seperti Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nurani Keadilan juga menyoroti kondisi jalan berlubang dan genangan air. Fraksi ini Dinas PUTR diminta untuk mampu bekerja sama mengatasi persoalan tersebut, agar potensi terjadi kecelakaan dapat teratasi.

Kemudian, Fraksi Nurani Keadilan mempertanyakan keberadaan kabel optik yang dipasang sembarang, sehingga mengundang protes dari warga. Untuk itu, wali kota diminta untuk menghentikan pemasangan kabel optik di Kota Pematangsiantar.

Baca Juga  Wisata Arung Jeram Sungai Bah Bolon Siantar Segera Meluncur

Sedangkan Fraksi Golkar Indonesia meragukan kualitas drainase yang ada. Sehingga meminta Dinas PUTR untuk meningkatkan kualitas drainase di Kota Pematangsiantar. “Dinas PUPR agar meningkaktan kualitas drainase di Kota Pematangsiantar, karena sering terjadi banjir atau genangan air di beberapa tempat apabila turun hujan,” ungkap Rini Silalahi, selaku juru bicara Fraksi Golkar Indonesia.

Terhadap sorotan anggota dewan tersebut, sebagian wali kota menanggapinya dengan menyampaikan akan menjadi perhatian atau akan ditindaklanjuti, tanpa menjelaskan secara detail (spesifik) langkah yang akan tempuh oleh Pemko Pematangsiantar.

Sementara terkait kabel optik, wali kota mengklaim telah menindaklanjuti rekomendasi dewan, dimulai dengan pendataan tiang fiber optik. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini