Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Program Stunting di Puskesmas Mazo Disorot, PMT Saat Posyandu Disebut Tidak Tersalurkan

program stunting di puskesmas mazo disorot, pmt saat posyandu disebut tidak tersalurkan
Suasana lingkungan sekitar Puskesmas Mazo yang menjadi perhatian terkait pelaksanaan program pencegahan stunting. (Photo: SN13)

Nias Selatan, Sinata.id – Program pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Mazo menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemberian makanan tambahan (PMT) disebut tidak dilakukan saat kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), khususnya pada pelaksanaan imunisasi.

Hal tersebut disampaikan oleh pemerhati kesehatan, Laia, Rabu (08/03/2026). Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, khususnya di Kecamatan Mazo, banyak ibu-ibu menyampaikan tidak adanya PMT saat tim dari Puskesmas melaksanakan imunisasi.

Advertisement

Menurut Laia, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait pelaksanaan program pencegahan stunting dari pemerintah, apakah benar dijalankan atau hanya sebatas formalitas. Selain itu, penggunaan anggaran dalam program tersebut juga dinilai perlu dipertanyakan.

“Ini akan kita telusuri lebih serius dan apabila ada dugaan penyimpangan anggaran maka kami akan laporkan ke Kejaksaan untuk diproses,” ujar Laia.

Baca Juga  Bupati Nias Selatan Lantik Pj Sekda, Pejabat Administrator dan Fungsional

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mazo, Jakinwati Laia, mengklaim bahwa seluruh program Puskesmas di 10 desa di Kecamatan Mazo telah berjalan dengan baik, termasuk kegiatan imunisasi dan pemberian PMT. Ia juga menyebut dirinya baru menjabat sebagai kepala puskesmas sejak Agustus 2024.

Namun, saat ditanya terkait anggaran yang disiapkan untuk kegiatan tersebut, Kepala Puskesmas hanya menyampaikan bahwa anggaran tersedia tanpa merinci nominalnya. (SN13)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini