Pematangsiantar, Sinata.id – Perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) merek OH5 diduga menggunakan air keran sebagai bahan baku produksi.
Informasi itu disampaikan salah seorang karyawan OH5 yang enggan disebutkan identitasnya. Ia menyebut, bahwa air yang digunakan berasal dari jaringan (keran) PDAM (Perumda) Tirta Uli, kemudian diolah sebelum dikemas dalam berbagai bentuk kemasan.
“Yang saya lihat, perusahaan menggunakan air ledeng (air yang diproduksi PDAM), lalu diproses dan dikemas menjadi air minum gelas maupun botol,” ujarnya, Selasa (14/4/2026) sore.
Namun, pegawai tersebut tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut dengan alasan masih bekerja di perusahaan tersebut.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi pabrik yang berada di Jalan Seram, Kota Pematangsiantar, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, proses pengemasan air minum terlihat dilakukan di area terbuka. Tampak di area pengemasan, debu beterbangan. Selain itu, lantai pada area pengemasan terbuat dari semen, kondisinya rusak dan berdebu.
Upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan belum membuahkan hasil. Salah seorang pegawai menyebutkan bahwa pemilik perusahaan sedang berada di luar negeri. “Pemiliknya sedang di luar negeri, jarang berada di sini,” katanya.
Ketika dikonfirmasi kepada bagian humas, pihak perusahaan menyampaikan bahwa belum dapat memberikan keterangan dalam beberapa hari ke depan. (SN19)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini