Prabowo juga meminta bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lebih berpihak kepada usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut Presiden, akses pembiayaan tidak boleh hanya dinikmati kelompok usaha besar yang selama ini sudah mapan.
“Saya minta bank-bank Himbara, cobalah menjadi bank yang patriotik. Jangan dia lagi, dia lagi, yang dikasih kredit orang yang sudah kaya,” tegas Presiden.
Selain akses pembiayaan, Presiden menyoroti pentingnya reformasi birokrasi dan percepatan perizinan usaha.
Ia menilai dunia usaha tidak boleh dibebani proses administrasi yang lambat maupun praktik pungutan liar.
“Jangan pengusaha diperas terus. Jangan pengusaha diganggu. Kalau Malaysia bisa bikin izin dalam dua minggu, kenapa kita izinnya dua tahun? Memalukan,” ujarnya.
Di akhir pidato, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa mulai dari pemerintah, pengusaha, buruh, hingga UMKM untuk membangun kerja sama demi memperkuat perekonomian nasional.
“Bila kita bersatu, pengusaha, swasta, pemerintah, UMKM, pemerintah pusat, pemerintah daerah, semuanya kerja sama, kita akan menciptakan kemakmuran yang luar biasa,” kata Presiden. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini