Medan, Sinata.id — Operasi pemberantasan narkoba yang digelar jajaran Polsek Medan Tembung berubah menjadi situasi tegang. Saat petugas menyergap lokasi rawan peredaran sabu di pinggiran rel Jalan Lingga, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (17/1/2026), aparat justru disambut lemparan batu dari para pelaku.
Penggerebekan dalam rangka Gerebek Sarang Narkoba (GSN) itu dipimpin langsung Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan, didampingi Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang serta Panit 3 Opsnal Ipda M. Hendrawan Bakti. Meski mendapat perlawanan, petugas tetap bergerak cepat menguasai lokasi dan mengamankan enam orang yang diduga terlibat jaringan narkoba.
Enam terduga pelaku yang dibekuk masing-masing Yolanda Sari (26), Rahmad Hidayat Lubis (30), Agung Afebri (27), Saut Marulia Tua Sihombing (53), Richo Satria Darma (25), dan Nasar (37). Dari hasil pemeriksaan awal, Rahmad Hidayat disebut berperan sebagai penjual sabu yang mendapatkan pasokan dari seorang bandar berinisial U. Yolanda Sari juga diduga turut aktif menjual, sementara empat pelaku lainnya diketahui sebagai pengguna yang ikut melempari petugas saat penyergapan berlangsung.
Di lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan praktik peredaran narkoba. Di antaranya 15 plastik klip kecil berisi sabu, enam bong, satu timbangan elektrik, uang tunai Rp560 ribu, satu unit ponsel, plastik klip kosong, mancis, dua batu yang diduga digunakan untuk melawan petugas, serta satu tas sandang. Seluruh pelaku berikut barang bukti langsung digelandang ke Polsek Medan Tembung untuk pemeriksaan dan proses hukum lanjutan.
Tak berhenti di penangkapan, petugas juga menertibkan lingkungan sekitar dengan membongkar dan membakar barak-barak yang selama ini dijadikan tempat mengonsumsi narkoba. Langkah itu dilakukan untuk memutus mata rantai aktivitas ilegal yang kerap meresahkan warga.
Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan menegaskan, operasi serupa akan terus digencarkan. Menurutnya, tindakan tegas diperlukan agar wilayah Tembung tidak lagi menjadi ruang aman bagi peredaran narkoba. “Kami tidak akan berhenti. GSN akan terus dilakukan untuk membersihkan lingkungan dari narkoba dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas. [dfb]










Jadilah yang pertama berkomentar di sini