Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Dunia

Pesawat Militer C-130 Jatuh di Georgia, 20 Prajurit Gugur

pesawat militer c-130 jatuh di georgia dekat perbatasan azerbaijan, menewaskan 20 personel angkatan bersenjata turki.
Pesawat militer C-130 jatuh di Georgia dekat perbatasan Azerbaijan, menewaskan 20 personel Angkatan Bersenjata Turki. (Ilustrasi)

Sinata.id – Kabar duka datang dari Ankara. Langit Kaukasus mendadak berwarna kelam ketika pesawat militer C-130 milik Angkatan Bersenjata Turki dilaporkan jatuh di wilayah Georgia, tepat di dekat perbatasan Azerbaijan, Rabu (12/11/2025). Tak ada satu pun dari 20 personel yang selamat. Kementerian Pertahanan Turki mengonfirmasi seluruh awak dinyatakan gugur dalam tugas.

Pesawat tersebut sebelumnya lepas landas dari Kota Ganja, Azerbaijan, untuk misi logistik rutin.

Advertisement

Namun, beberapa menit setelah melintasi perbatasan udara Georgia, sinyal radar pesawat mendadak hilang tanpa jejak.

Pihak layanan navigasi udara Georgia, Sakaeronavigatsia, menyebut tak ada sinyal darurat yang dikirimkan sebelum pesawat itu menghantam daratan.

“Para prajurit pemberani kita gugur sebagai martir dalam tugas,” tulis Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler dalam pernyataan resminya di media sosial.

Unggahannya menampilkan foto-foto 20 prajurit dengan seragam kebanggaan militer Turki, menuai ribuan ucapan belasungkawa dari warga dan sesama tentara di seluruh negeri.

Baca Juga  Detik-Detik Pesawat Rusia Jatuh di Krimea, Dugaan Awal Terungkap

Baca Juga: Nasaruddin Umar Lantik 21 Pejabat Baru di Lingkungan Kemenag

Tim gabungan Turki–Georgia segera diterjunkan ke lokasi kejadian yang berada di kotamadya Sighnaghi, distrik Kakheti.

Wilayah itu kini dijaga ketat aparat keamanan setempat.

Penyelidik tengah meneliti puing-puing pesawat yang berserakan di area pegunungan dan berupaya menemukan flight data recorder untuk mengetahui penyebab pasti tragedi yang disebut sebagai insiden militer paling mematikan bagi Turki dalam lima tahun terakhir.

Rekaman video dari media Azerbaijan memperlihatkan asap hitam pekat membumbung tinggi, dengan kobaran api masih menyala di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

Warga sekitar mengaku mendengar suara ledakan keras diikuti getaran tanah sebelum puing-puing mulai berjatuhan. Lokasi kecelakaan hanya berjarak lima kilometer dari perbatasan Georgia–Azerbaijan.

Baca Juga  Pesawat ATR 400 Berpenumpang 11 Orang Hilang Kontak di Sulsel

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan langsung menyampaikan belasungkawa mendalam.

“Bangsa ini berduka atas gugurnya para pahlawan terbaik yang mengabdi demi kehormatan negara,” ujarnya dalam siaran televisi nasional.

Dukungan moral juga datang dari Presiden Azerbaijan dan Perdana Menteri Georgia, yang berjanji memberikan akses penuh bagi tim investigasi gabungan.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte turut menyampaikan rasa simpati atas kehilangan tersebut, sementara Duta Besar Amerika Serikat untuk Turki, Tom Barrack, menegaskan bahwa Washington berdiri bersama Ankara di masa sulit ini.

“Turki telah kehilangan prajurit terbaiknya. Kami berduka bersama sahabat kami,” tulis Barrack di akun X (Twitter).

Tak ketinggalan, perusahaan penerbangan Lockheed Martin, pabrikan pesawat C-130 Hercules, menyampaikan belasungkawa dan menyatakan siap membantu penuh dalam proses penyelidikan teknis.

Baca Juga  Korea Utara Hujani Laut Timur dengan Lebih dari 10 Rudal Balistik

Baca Juga: Tambalan Gigi Merkuri Dilarang Mulai 2034

C-130 Hercules dikenal sebagai pesawat legendaris dengan empat mesin turboprop yang tangguh, digunakan di lebih dari 70 negara termasuk Turki.

Pesawat ini menjadi andalan untuk misi logistik, bantuan kemanusiaan, hingga operasi militer di medan berbahaya.

Namun, peristiwa kali ini mengingatkan dunia bahwa bahkan mesin paling kokoh pun tak sepenuhnya kebal terhadap tragedi di udara.

Kementerian Pertahanan Turki memastikan akan menggelar penghormatan militer kenegaraan bagi dua puluh prajurit yang gugur.

Nama-nama mereka akan diabadikan dalam daftar kehormatan sebagai “pahlawan udara” yang gugur dalam tugas negara.

Langit Turki kini berkabung. Di balik kepulan asap di perbatasan Georgia, dunia kembali diingatkan betapa mahalnya harga pengabdian bagi negeri. [a46]


penulis: zainal efendi
sumber: flight global

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini