Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Sains & Teknologi

Perkuat Privasi Pengguna, WhatsApp Hadirkan Fitur Chat Lock

perkuat privasi pengguna, whatsapp hadirkan fitur chat lock
WhatsApp

Jakarta, Sinata.id – WhatsApp menyediakan fitur Chat Lock sebagai lapisan keamanan tambahan untuk melindungi percakapan pribadi penggunanya.

Fitur ini memungkinkan pesan dari kontak maupun grup tertentu dikunci agar tidak dapat diakses oleh orang lain yang memegang perangkat, sekaligus membatasi informasi yang tampil pada notifikasi pesan masuk.

Advertisement

Berdasarkan keterangan resmi WhatsApp, fitur Chat Lock dapat diaktifkan dengan berbagai metode pengamanan, seperti kode sandi, sidik jari, Face ID, hingga kode rahasia yang ditentukan pengguna.

Setelah diaktifkan, percakapan yang dikunci tidak lagi muncul secara terbuka di daftar chat utama dan hanya bisa dibuka melalui proses autentikasi.

Selain membatasi akses, Chat Lock juga mengubah tampilan notifikasi. Jika biasanya notifikasi menampilkan nama pengirim dan cuplikan pesan, chat yang dikunci hanya menampilkan pemberitahuan umum berupa informasi adanya pesan baru tanpa menyebut identitas pengirim maupun isi pesan.

Baca Juga  Blue Origin Siap Bungkam SpaceX dalam Kompetisi Antariksa ke Bulan

Mekanisme ini ditujukan untuk menjaga kerahasiaan pesan, terutama saat ponsel berada di tangan orang lain.

Fitur ini dapat digunakan baik pada perangkat Android maupun iPhone dengan langkah yang relatif serupa.

Pengguna hanya perlu memilih percakapan yang ingin diamankan, lalu mengaktifkan opsi penguncian melalui menu chat dan mengonfirmasinya menggunakan metode keamanan yang tersedia di perangkat masing-masing.

Pada perangkat Android, penguncian dilakukan dengan menekan lama percakapan hingga menu tambahan muncul, lalu memilih opsi Lock Chat dan mengonfirmasi menggunakan sidik jari.

Sementara itu, pada iPhone, pengguna dapat menggeser atau menahan chat untuk membuka menu, kemudian mengunci percakapan dengan verifikasi Face ID atau Touch ID.

Baca Juga  Bocoran Harga Global Xiaomi 17 Terungkap, Spesifikasi dan Jadwal Rilis Mulai Terkuak

Setelah Chat Lock diaktifkan, seluruh percakapan yang diamankan secara otomatis dipindahkan ke folder khusus bernama Locked Chats yang berada di bagian atas layar WhatsApp.

Folder ini hanya dapat dibuka setelah pengguna melewati proses autentikasi keamanan yang sama seperti saat mengunci chat.

Untuk mengakses kembali pesan yang dikunci, pengguna cukup membuka WhatsApp, menggeser layar ke bawah hingga folder Locked Chats muncul, lalu melakukan pemindaian sidik jari atau wajah sesuai dengan sistem keamanan perangkat. Setelah itu, seluruh percakapan yang diamankan akan ditampilkan.

WhatsApp menegaskan bahwa fitur Chat Lock hanya berlaku untuk pesan, bukan panggilan suara maupun video. Artinya, panggilan masuk dari kontak yang chat-nya dikunci tetap akan muncul di layar seperti biasa.

Baca Juga  Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak 13–16 Tahun Mulai 28 Maret 2026

Selain itu, penguncian chat bersifat lokal di perangkat pengguna, sehingga pihak lawan bicara tidak akan mendapat pemberitahuan bahwa percakapannya telah dikunci.

WhatsApp juga memastikan bahwa pengamanan ini tetap berlaku pada perangkat tertaut, seperti WhatsApp Web atau perangkat tambahan lainnya.

Namun, untuk membuka chat yang dikunci di perangkat tertaut, pengguna wajib membuat dan memasukkan kode rahasia melalui perangkat utama. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini