Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Religi

Peringatan Firman Tuhan tentang Bahaya Menyesatkan Sesama

makna doa nabi habakuk: iman yang tidak tergantung keadaan
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH

Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH

Renungan pagi bagi umat Kristen kembali mengingatkan pentingnya hidup dalam tuntunan Firman Tuhan. Dalam pesan rohani yang disampaikan melalui pelayanan penginjilan, disoroti peringatan keras dalam Kitab Keluaran mengenai orang yang menyesatkan sesamanya.

Advertisement

Firman Tuhan dalam Keluaran menegaskan, “Terkutuklah orang yang membawa seorang buta ke jalan yang sesat.” Pesan ini tidak hanya dipahami secara harfiah, tetapi juga secara rohani. Istilah “buta” dalam konteks rohani merujuk kepada orang yang belum mengenal kebenaran Firman Tuhan dan jalan keselamatan.

Dalam renungan tersebut dijelaskan bahwa kebutaan rohani terjadi ketika seseorang tidak memahami kehendak Tuhan dan ajaran keselamatan dalam Yesus Kristus. Kondisi ini membuat seseorang rentan disesatkan oleh ajaran atau perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai iman.

Baca Juga  Tubuhmu Adalah Gereja Hidup Tuhan

Sejumlah perbuatan yang dianggap menyesatkan, sebagaimana tertulis dalam Galatia 5:19–21, antara lain kebencian, intoleransi, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, korupsi, penipuan, kekerasan, pemberontakan kepada orang tua, serta penyembahan berhala. Firman tersebut menegaskan bahwa perbuatan-perbuatan itu mendatangkan hukuman, bukan keselamatan.

Karena itu, umat Tuhan diingatkan untuk berhati-hati terhadap berbagai pengajaran. Alkitab mengajarkan agar setiap orang menguji segala sesuatu dan berpegang pada kebenaran. Nasihat ini sejalan dengan sejumlah ayat, seperti Markus, Filipi, dan Kolose, yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ajaran yang menyesatkan.

Mazmur 23 juga menguatkan keyakinan bahwa Tuhan adalah gembala yang menuntun umat-Nya ke jalan yang benar. Dalam setiap situasi, bahkan ketika melewati lembah kekelaman, Tuhan tetap menyertai dan memberikan perlindungan.

Baca Juga  Pemuridan Sejati: Perubahan Hati Menuju Kristus, Bukan Sekadar Lahiriah

Firman Tuhan mengingatkan bahwa menuntun sesama kepada kebenaran adalah panggilan iman, sedangkan menyesatkan orang lain membawa kutuk. Karena itu, peganglah kebenaran Firman, hiduplah dalam tuntunan Tuhan, dan jadilah terang yang membawa keselamatan bagi sesama. Shalom. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini