Ia juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan kota Manchester yang menurutnya memiliki karakter pekerja keras.
“Ini kota yang dibangun dari kerja keras dan perjuangan. Kami bekerja, menderita, bertarung, dan melakukan semuanya dengan cara kami sendiri,” katanya.
Selama melatih City, Guardiola mencatat sejumlah pencapaian bersejarah. Salah satu yang paling dikenang adalah keberhasilan meraih treble winners pada 2023 setelah menjuarai Premier League, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu musim.
Ia juga membawa City meraih domestic treble pada 2019 serta mencetak rekor 100 poin di Premier League pada musim 2017/2018.
Musim ini, Guardiola masih mampu membawa City meraih dua trofi domestik. Namun peluang merebut gelar liga ketujuh dipastikan sirna usai hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth pada laga pekan lalu.
CEO Manchester City, Ferran Soriano, menyebut warisan Guardiola sebagai sesuatu yang luar biasa bagi klub.
“Warisan Pep sangat luar biasa dan dampaknya akan terus dikenang dalam sejarah Manchester City,” ujar Soriano. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini