Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Penikaman Petani di Simalungun Bermula dari Hal Sepele di Meja Biliar

perselisihan kecil yang awalnya hanya gurauan antar pemain biliar berubah menjadi penikaman petani di dusun dolok maraja, simalungun.
Jenazah Edward Sembiring (52). (Dok. Polres Simalungun)

Sinata.id – Perselisihan kecil yang awalnya hanya gurauan antar pemain biliar berubah menjadi tragedi ketika terjadi penikaman petani di Dusun Dolok Maraja, Simalungun. Keributan sepele itu berujung pada tewasnya Edward Sembiring (52), yang meregang nyawa setelah ditikam pada Kamis malam, 13 November 2025.

Keributan bermula saat Edward dan beberapa rekannya, termasuk Dolmansen Sipayung (36), sedang bermain biliar di sebuah warung.

Advertisement

Perdebatan tentang giliran bermain yang biasanya dianggap wajar justru memicu emosi.

Di tengah suasana memanas, cekcok merembet menjadi saling dorong hingga perkelahian.

Baca Juga: Petani di Simalungun Tewas Ditikam, Pelaku Kabur ke Bukit

Saksi di lokasi mencoba melerai dan meminta Dolmansen pulang agar situasi mereda.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Siapkan 10 Proyek Strategis

Namun ketegangan tidak ikut padam.

Sesampainya di rumah, pelaku justru mendapati Edward kembali berada di jalan dekat rumahnya.

Pertemuan kedua ini kembali memicu konfrontasi.

Edward diduga menyerang terlebih dahulu dan melukai tangan pelaku.

Merasa tersulut dan dalam kondisi terluka, Dolmansen mengambil pisau dari dalam rumahnya.

Ia kemudian menghampiri Edward yang masih berada tidak jauh dari lokasi awal.

Di titik inilah perkelahian kedua pecah, lebih sengit, dan lebih brutal.

Dalam hitungan detik, Edward tersungkur di jalan dengan luka tikaman yang kemudian merenggut nyawanya.

Warga yang panik sempat membawa korban ke Puskesmas Saran Padang, namun upaya medis tak lagi mampu menyelamatkan nyawanya.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Selenggarakan Pemassalan Olahraga dan Festival Olahraga Rekreasi

Tak menunggu lama, Unit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun bergerak cepat tiba di lokasi.

Dari hasil penyisiran, tim mendapati jejak pelarian pelaku menuju kawasan perbukitan.

Kurang dari sembilan jam setelah penikaman, Dolmansen Sipayung ditangkap tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manulang membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Ini kejadian yang bermula dari hal sepele, namun berakhir tragis. Kami bergerak cepat untuk memastikan pelaku segera ditangkap,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban, sandal, dan sarung pisau.

Tiga saksi juga telah diperiksa untuk memperkuat konstruksi hukum dalam kasus ini.

Pelaku kini ditahan dan dijerat pasal penganiayaan yang menyebabkan kematian. [dfb]

Baca Juga  Prajurit TNI Juara Hafalan Al-Qur’an 30 Juz di Libya

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini