Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Pemko Siantar Perkuat Respons Layanan Gawat Darurat

pemko siantar perkuat respons layanan gawat darurat

Pematangsiantar, Sinata.id – Pemko Pematangsiantar merancang aturan terkait operasional Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112. Langkah itu ditandai dengan pembukaan diskusi penyusunan draf Peraturan Wali Kota yang dipimpin Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pematangsiantar, Johanes Sihombing, di ruang rapat dinas setempat, Jumat (12/12/2025).

Johanes menyatakan bahwa penerapan layanan 112 menjadi kebutuhan mendesak untuk mengoptimalkan penanganan berbagai kondisi darurat, mulai dari kebakaran, bencana alam, kejadian medis, hingga persoalan kelistrikan dan laporan orang hilang. Sistem ini dirancang terintegrasi dan dapat diakses gratis selama 24 jam.

Advertisement

Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, antara lain Dinas Sosial P3A, Disdamkarmat, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, RSUD dr Djasamen Saragih, Bappeda Litbang, serta Bagian Hukum Setdakot.

Baca Juga  Pemko Pematangsiantar Salurkan Bantuan Ramadhan 2026 ke 134 Masjid dan 38 Musholla

Mereka membahas mekanisme koordinasi lintas sektor agar layanan darurat dapat berjalan cepat dan tepat.

Johanes menyebutkan bahwa layanan 112 merupakan program nasional yang kini mulai diterapkan di berbagai daerah, termasuk Pematangsiantar.

Ia berharap penyusunan regulasi ini dapat memastikan kesiapan seluruh instansi dalam memberikan respons yang efektif pada setiap kejadian gawat darurat.

Ia menambahkan, tantangan koordinasi dan teknis akan semakin besar ke depan, sehingga Pemko melalui Dinas Kominfo dan OPD terkait harus memperkuat kesiapan sumber daya.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Dinas Kominfo Esra Eduward Sinaga dan Kabid Layanan Komunikasi Derajatullah. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini