Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Pemkab Taput Gelar Konsultasi Publik RKPD 2027, Perkuat Pembangunan Daerah Maju

pemkab taput gelar konsultasi publik rkpd 2027, perkuat pembangunan daerah maju
Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan menyampaikan sambutannya. (istimewa)

Taput, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) menggelar konsultasi publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Martua Kantor Bupati, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan ini dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama.

Advertisement

Wabup menyampaikan bahwa RKPD 2027 memiliki posisi strategis karena merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Taput Tahun 2025–2029 dengan visi
“Bersama Mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan.”

“RKPD 2027 harus mampu menjaga konsistensi arah pembangunan jangka menengah, menjawab isu-isu aktual dan tantangan pembangunan daerah, serta mendorong percepatan pencapaian target-target RPJMD,” ujar Wabup Deni.

Baca Juga  Martiaman Sijabat Sampaikan Pidato dan Motivasi kepada Umat Katolik di Nias Barat

Baca juga:Realisasi Tertinggi di Sumut, Pemkab Taput Genjot Kinerja Tim Operasi PKB 2026

Pemkab Taput juga menargetkan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari Rp11 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp15 triliun pada tahun 2030. Target ini akan dicapai melalui optimalisasi produktivitas lahan tidur, penguatan hilirisasi komoditas unggulan, serta peningkatan nilai tambah sektor pertanian.

Deni menegaskan pembangunan daerah ke depan akan berpedoman pada prinsip partisipatif, transparan, akuntabel, efektif, efisien, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“RKPD 2027 harus menjadi dokumen yang tidak hanya baik di atas kertas, tetapi benar-benar dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Taput, Kristina Nahampun, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 bertujuan menjadi pedoman perencanaan dan penganggaran tahunan daerah, serta untuk mewujudkan pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Taput. Dokumen ini juga menjamin integrasi, sinkronisasi, dan sinergitas pembangunan.

Baca Juga  Pemkab Taput Perkuat Sektor Pertanian, Bahas Digitalisasi dan Bawang Putih di Kementan

Baca juga:Pemkab Taput Siapkan 105 Siswa Bersaing Masuk SMA Unggulan 2026

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Konsultasi Publik RKPD 2027, pemaparan materi oleh Plt. Kepala Bappelitbangda, Kepala BPS Taput, Kepala BKAD, Kepala Bapenda, dan sesi masukan dari peserta rapat. (ramses)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini