Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Tiga Calhaj Lansia Tapsel Tertunda karena Sakit, 127 Jemaah Tetap Berangkat ke Tanah Suci

tiga calhaj lansia tapsel tertunda karena sakit, 127 jemaah tetap berangkat ke tanah suci
Pemberangkatan jemaah haji asal Tapsel ke Tanah Suci. (diskominfotapsel)

Medan, Sinata.id – Tiga calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026 akibat kondisi kesehatan.

Meski demikian, sebanyak 127 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 tetap diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Kualanamu, Minggu (26/4/2026) malam.

Advertisement

Penundaan tersebut membuat jumlah jamaah asal Tapsel yang semula 130 orang berkurang menjadi 127 orang, terdiri dari 38 laki-laki dan 89 perempuan.

Kepala Kantor Haji dan Umrah Tapsel, Firmansyah Pasaribu, menjelaskan bahwa tiga jamaah yang tertunda merupakan calhaj kategori lanjut usia (lansia).

“Awalnya 130 orang, namun tiga orang menunda keberangkatan sehingga yang berangkat sebanyak 127 jemaah,” ujar Firmansyah di sela prosesi pemberangkatan di Asrama Haji Medan.

Baca Juga  10 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Teridentifikasi

Adapun tiga jemaah tersebut yakni Basro Nasution (77), warga Desa Sipange, Kecamatan Sayur Matinggi, Abdul Hasyim (80), warga Situmba, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, serta istrinya, Nur Hasanah Gultom (62).

Menurut Firmansyah, Basro dan Abdul belum dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan yang belum stabil. Sementara itu, Nur Hasanah memilih menunda keberangkatan untuk mendampingi suaminya.

“Basro dan Abdul tertunda karena faktor kesehatan. Sedangkan Nur Hasanah ikut menunda karena suaminya sakit. Jika kondisi sudah memungkinkan, mereka akan segera diberangkatkan,” jelasnya.

Di tengah penundaan tersebut, suasana haru tetap mewarnai pelepasan jemaah Kloter 5 di Asrama Haji Medan. Prosesi ditandai dengan penyerahan pataka Merah Putih oleh Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, kepada Ketua Kloter sebagai simbol dimulainya perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Baca Juga  Dorong Peran Guru Berjiwa Kewirausahaan, 1.200 Tenaga Pendidik Ikuti Seminar Nasional

Jemaah didampingi Ketua Kloter Rahmadsyah Harahap, Pembimbing Ibadah Anwar Budi Nasution, dokter Rusydy Saleh Siregar, paramedis Listianti Siregar, Tim Pemandu Haji Daerah Erry Zulkifli Siregar dan Nikmat Fauzi Lubis, serta Pembimbing Ibadah Haji KBIHU Hamdan Syukri Siregar.

Bagi 127 jemaah yang berangkat, perjalanan ini menjadi awal menunaikan rukun Islam kelima. Sementara itu, tiga jemaah lansia lainnya masih menunggu pemulihan kesehatan agar dapat segera menyusul ke Tanah Suci. (SN18)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini