Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Pemkab Taput Perkuat Sektor Pertanian, Bahas Digitalisasi dan Bawang Putih di Kementan

pemkab taput perkuat sektor pertanian, bahas digitalisasi dan bawang putih di kementan
Pemkab Taput melakukan pertemuan dengan pihak Kementerian Pertanian. (diskominfotaput)

Tapanuli Utara, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) mengambil langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian dengan melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, dalam rangka mempercepat transformasi pertanian melalui penguatan teknologi dan pengembangan komoditas unggulan.

Advertisement

Dalam pertemuan itu, terdapat dua agenda utama yang dibahas, yakni digitalisasi pertanian dan pengembangan komoditas bawang putih.

Program digitalisasi pertanian difokuskan pada penguatan platform Juma AI sebagai basis data pertanian berbasis real-time. Sistem ini diharapkan mampu mendukung perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran, mulai dari pelaporan hingga monitoring dan evaluasi program di lapangan.

Baca Juga  Sejumlah Jalan Tertimbun Material Longsor, BPBD Tapteng Turunkan Alat Berat

Selain itu, Pemkab Taput juga mendorong pengembangan komoditas bawang putih sebagai bagian dari upaya mendukung program strategis nasional. Langkah ini dilakukan melalui perluasan areal tanam serta peningkatan produktivitas petani.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Manajer Food Estate Sumatera Utara, serta Bupati Humbang Hasundutan.

Kolaborasi lintas daerah dan instansi ini diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian di wilayah dataran tinggi Sumatera Utara sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pemkab Taput menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan peran penyuluh pertanian yang terintegrasi dengan teknologi digital guna menciptakan petani yang lebih berdaya dan kompetitif. (SN15)

Baca Juga  Bupati Taput Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi Aset Daerah

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini