Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Pemkab Serahkan Bantuan Alsintan Bagi Kelompok Tani di Toba

pemkab serahkan bantuan alsintan bagi kelompok tani di toba
Bupati Toba menyerahkan alsintan kepada kelompok tani.

Toba, Sinata.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menyerahkan bantuan traktor roda empat, traktor roda dua, mesin pompa air, combine harvester, bibit jagung, bibit bawang merah, P2B dan optimasi lahan non rawa yang bersumber dari anggaran APBD Toba dan APBN Kementerian Pertanian, Senin sore (17/11/2025).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede mengatakan, kelompok tani penerima bantuan bibit dan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebanyak 700 kelompok yang telah berbadan hukum dan akan menerima bantuan secara berkelanjutan.

Advertisement

“Ada ribuan kelompok tani di Kabupaten Toba, tetapi yang telah berbadan hukum baru sekitar 772 dan sementara yang belum berbadan hukum sebanyak 326, dimana jumlah kelompok tani di Toba sebanyak 1048 kelompok,” ujar Lena.

Baca Juga  Kunker Ketua Dekranasda Dorong Daya Saing UMKM

Menurut Lena, pemberian bantuan kepada kelompok tani bertujuan untuk peningkatan ekonomi petani di Kabupaten Toba, sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen padi, jagung, dan bawang merah.

“Khusus untuk produksi panen padi ditargetkan meningkat di akhir tahun 2025. Jika di tahun 2024 capaian panen sebesar 15.342, 02 ton di tahun 2025 menjadi 151.796,05 ton dengan produktivitas 6,498 ton per hektar,” katanya.

Setelah menyerahkan bantuan kepada kelompok tani di Toba, Bupati Toba, Effendi Napitupulu mengimbau agar kelompok tani penerima benar-benar memanfaatkan bantuan dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat petani di Kabupaten Toba.

“Jangan seperti bantuan sebelumnya, diberikan alsintan kemudian rusak seketika atau hilang tidak berbekas. Bantuan bibit diberikan hasil panen tidak kelihatan,” tutur Effendi.

Baca Juga  Besok Menteri Pariwisata Kunjungi Nimo Kaldera, Magnet Wisata Baru Andalan BPODT

Setelah penyerahan, ia dan Wakil Bupati, Audi Murphy Sitorus akan turun ke desa memantau kelompok tani apakah memang benar dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan pertanian.

 

“Selalu koordinasi dengan dinas pertanian agar bantuan bibit yang diberikan tidak mengalami gagal panen. Sampaikan apa yang kurang untuk hasil yang lebih maksimal,” ujar Bupati Toba.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy mengingatkan Dinas Pertanian agar pengalaman sebelumnya tidak terjadi, dimana pemberian bantuan alsintan bagi kelompok tani sudah tidak terhitung banyaknya, tetapi sayang hingga kini yang tersisa hitungan jari.

“Ada baiknya Dinas Pertanian memberikan diklat pembelajaran perawatan alsintan yang diberikan kepada kelompok tani. Ajaklah salah satu anggota kelompok melakukan diklat melalui dinas sehingga dapat merawat alsintan yang diberikan,” ucapnya. (A1)

Baca Juga  Di Tengah Bencana, Tapsel Raih Prestasi Nasional: Dukungan Warga Kian Menguat

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini