Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Pasokan Air Terganggu 2 Hari, Perumda Tirta Uli Bilang Karena Akar Pohon

pasokan air terganggu 2 hari, perumda tirta uli bilang karena akar pohon
Perumda Tirta Uli. ist

Pematangsiantar, Sinata.id – Sejumlah warga di Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, mengalami gangguan pasokan air bersih selama dua hari, sejak Jumat (9/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026).

Gangguan tersebut disebabkan kerusakan pipa distribusi air milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Uli.

Advertisement

Pihak Perumda Tirta Uli menjelaskan, kerusakan terjadi akibat akar pohon yang menghambat aliran air di dalam pipa.

Kepala Bagian Humas Perumda Tirta Uli, Dorlim Pasaribu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Sabtu (10/1/2026) menyampaikan bahwa tim teknis telah diterjunkan untuk melakukan perbaikan.

“Akar pohon menyebabkan aliran air terhambat. Setelah dibongkar, akar tersebut mengikuti alur air,” ujar Dorlim.

Ia menambahkan, perbaikan pipa ditargetkan selesai pada hari yang sama.

Baca Juga  Kegiatan BI Perwakilan Pematangsiantar di Balikpapan Disorot, Dinilai Tidak Sejalan dengan Efisiensi Anggaran

“Petugas sudah di lokasi dan pengerjaan dilakukan hari ini,” katanya.

Berdasarkan keterangan warga, pasokan air mulai terhenti pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Air sempat kembali mengalir pada sore hari sekitar pukul 18.30 WIB, namun hanya bertahan beberapa jam sebelum kembali mati sekitar pukul 22.30 WIB.

Hingga Sabtu siang, air belum kembali mengalir secara normal ke rumah-rumah warga.

Salah seorang warga, Tasya (22), menyebut gangguan tersebut berdampak pada kebutuhan sehari-hari.

“Air mati sudah dua hari. Untuk mandi kami menumpang ke rumah tetangga yang punya sumur bor,” ujarnya.

Baca juga: Pelayanan Perumda Tirta Uli Dikeluhkan Warga: “Masih Pagi Air Sudah Tak Jalan”

Baca Juga  Dampak Kasus Puskesmas Kahean, Inspektorat Siantar Diadukan ke Inspektorat Sumut

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi air yang sempat mengalir kembali pada Jumat malam terlihat keruh.

“Air hidup sebentar, tapi keruh,” katanya.

Gangguan pasokan air tersebut menghambat aktivitas warga, terutama untuk kebutuhan mandi, memasak, dan air minum. Sebagian warga memilih membeli air dari luar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hingga berita ini diterbitkan, proses perbaikan masih berlangsung dan Perumda Tirta Uli menyatakan pasokan air akan kembali normal setelah pengerjaan selesai. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini