Union kembali menjauh menjadi 3-1 melalui Bruno Damiani. Namun Miami bangkit lewat aksi Luis SuΓ‘rez dan Berterame yang membawa tuan rumah berbalik unggul 4-3.
Tak berhenti di situ, Iloski mencetak hattrick lewat penalti hasil VAR sehingga babak pertama berakhir imbang 4-4 β tercatat sebagai babak pertama dengan skor tertinggi dalam sejarah MLS.
Memasuki babak kedua, hujan deras membuat tempo pertandingan menurun. Namun Miami akhirnya memastikan kemenangan lewat gol ketiga SuΓ‘rez pada menit ke-81 sebelum Rodrigo De Paul menambah gol penutup.
Hasil akhir 6-4 menjadi salah satu pertandingan regular season dengan skor tertinggi dalam sejarah MLS.
Dengan kemenangan ini, Inter Miami menutup jeda kompetisi di posisi kedua klasemen Wilayah Timur MLS dengan 31 poin, hanya terpaut dua angka dari pemuncak klasemen, Nashville SC.
Sementara itu, kondisi Messi kini menjadi perhatian utama publik Argentina. Tim Tango dijadwalkan memulai fase grup Piala Dunia melawan Aljazair pada 16 Juni mendatang. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini