New York, Sinata.id – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia melakukan lawatan kerja ke New York, Amerika Serikat, pada 16–18 Februari 2026 untuk menghadiri pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang membahas “Situasi di Timur Tengah, termasuk Masalah Palestina (MEPQ)”.
Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menegaskan komitmen aktif pemerintah dalam mendorong perdamaian dan memperkuat agenda kemanusiaan, termasuk dukungan terhadap proses rekonstruksi dan pemulihan di Gaza pascakonflik.
Dalam kesempatan itu, Menlu RI juga dijadwalkan menyoroti keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sebagai bagian dari implementasi politik luar negeri bebas aktif.
Sikap tersebut ditegaskan untuk terus mengawal terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan melalui Solusi Dua Negara, sekaligus menunjukkan keberpihakan nyata Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Di sela-sela agenda sidang, Menlu RI juga melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB serta Wakil Tetap Palestina untuk PBB.
Pertemuan tersebut membahas langkah konkret lanjutan dalam mengupayakan perdamaian di Palestina, termasuk penyampaian undangan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi D-8 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April 2026.
Selain itu, Menlu RI juga direncanakan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris, yang pada Februari 2026 menjabat sebagai Presiden DK PBB, guna membahas perkembangan situasi dan dinamika pembahasan di Dewan Keamanan. (Kemenlu/A18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini