Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Mengenal Operasi Kancil Toba, Mimpi Buruk Pelaku Kejahatan Jalanan di Sumut

operasi kancil toba 2025 menjadi gebrakan besar polda sumut dalam memberantas kejahatan jalanan. selama 21 hari, aparat berhasil mengungkap 249 kasus dengan 226 tersangka dari berbagai wilayah sumatera utara.
Operasi Kancil Toba 2025 menjadi gebrakan besar Polda Sumut dalam memberantas kejahatan jalanan. Selama 21 hari, aparat berhasil mengungkap 249 kasus dengan 226 tersangka dari berbagai wilayah Sumatera Utara. (Dok. Polda Sumatera Utara)

Sinata.id – Suara sirene dan kilatan lampu rotator menghiasi malam-malam di Sumatera Utara (Sumut). Dalam tiga pekan operasi besar bertajuk “Kancil Toba 2025”, dengan menggerakkan 29 Polres jajaran Polda Sumatera Utara (Poldasu), aparat bergerak serentak memburu pelaku kejahatan jalanan.

Apa Itu Operasi Kancil Toba 2025?

Operasi Kancil Toba merupakan Operasi Kepolisian Kewilayahan yang digelar secara serentak oleh Polda Sumut bersama seluruh Polres jajarannya.

Advertisement

Operasi ini menjadi bentuk tindakan strategis dan terukur untuk memberantas tiga jenis kejahatan utama yang dikenal dengan istilah 3C, seperti pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Nama “Kancil Toba” sendiri dipilih sebagai simbol dari operasi yang menuntut kecerdikan, kecepatan, dan ketepatan aparat dalam mengendus, memburu, serta menangkap pelaku kejahatan yang kerap berpindah dan bersembunyi di wilayah padat penduduk.

Baca Juga  Operasi Zebra Toba 2025 Dimulai, Polda Sumut Kerahkan 1.528 Personel Jelang Nataru

Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan, operasi ini adalah bukti keseriusan Polda Sumut dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

“Operasi ini bukan hanya penindakan, tapi juga pencegahan. Kami ingin masyarakat tahu, Polda Sumut tidak main-main menghadapi pelaku kejahatan jalanan. Kami hadir untuk melindungi,” tegasnya, saat konferensi pers hasil operasi berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Sumut, Senin (27/10/2025).

249 Kasus Terungkap, 226 Tersangka Diringkus

Dari hasil pelaksanaan Operasi Kancil Toba 2025, Direktorat Reserse Kriminal Umum mencatat 249 kasus berhasil diungkap dengan 226 tersangka diamankan.

Modus yang digunakan pelaku beragam, mulai dari begal di jalan raya, membobol rumah dengan mobil boks, hingga menyamar sebagai kurir untuk mencuri kendaraan.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya 114 unit sepeda motor hasil curian, 1 unit mobil dan 1 unit truk, 42 dokumen surat berharga (BPKB, STNK, dan surat leasing), 21 unit ponsel, uang tunai Rp692.000, dan serta berbagai alat kejahatan seperti kunci T, Y, dan L.

Baca Juga  Kematian Sadis Mutia, Joe Frisco Tolak Pasal Pembunuhan Berencana

Baca Juga: Poldasu Ringkus 226 Tersangka dari 249 Kasus Kejahatan 3C

Polres Prioritas dan Peran Wilayah

Dari total 29 Polres jajaran Polda Sumut, terdapat lima yang ditetapkan sebagai Polres prioritas dalam operasi ini, yakni Polrestabes Medan, Polresta Deli Serdang, Polres Pelabuhan Belawan, Polres Binjai, Polres Labuhanbatu.

Sementara 24 Polres lainnya menjalankan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan pola pengawasan intensif di titik-titik rawan kejahatan.

Dari wilayah prioritas tersebut saja, polisi berhasil mengungkap 126 kasus dengan 129 tersangka.

Barang bukti yang disita juga tak kalah mencengangkan, 59 unit sepeda motor, 1 unit mobil, 19 ponsel, 9 STNK, 10 BPKB, 2 surat leasing, serta beragam alat kejahatan yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

Baca Juga  Polisi Cabut Puluhan Pohon Ganja dari Ladang Warga Tanah Karo

Di kesempatan tersebut, Dirreskrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menjelaskan, keberhasilan ini bermula dari banyaknya laporan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian dalam beberapa bulan terakhir.

“Kami menindaklanjuti laporan warga yang resah dengan meningkatnya kasus pencurian kekerasan dan curanmor. Dari situ kami bentuk pola operasi berbasis analisis wilayah rawan dan jam kejadian,” jelasnya.

Langkah ini membuat pola penindakan menjadi lebih terarah dan efektif, sehingga jaringan pelaku bisa diputus dengan cepat, bahkan sebelum beraksi kembali.

Melalui Operasi Kancil Toba 2025, Polda Sumatera Utara bertekad untuk terus menghadirkan keamanan dan kenyamanan bagi warga Sumut. Polisi juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Jika melihat atau menjadi korban kejahatan, jangan diam. Segera laporkan. Kami siap menindak tanpa pandang bulu,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan. [zainal/dfb]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini