Jakarta, Sinata.id – Hisense mungkin sudah familiar di rak toko elektronik.
Tapi di balik merek itu, ada perusahaan raksasa yang diam-diam merangkak menjadi salah satu pemain terbesar dunia.
Lahir di Qingdao, Tumbuh Global
Hisense didirikan pada September 1969 di Qingdao, Shandong, China.
Awalnya perusahaan elektronik lokal biasa. Lima dekade kemudian, ceritanya jauh berbeda.
Hisense Group kini memiliki lebih dari 80.000 karyawan di seluruh dunia, dengan 14 kawasan industri yang tersebar di berbagai negara.
Hingga kini, Hisense telah mendirikan 30 pusat R&D, 37 kawasan industri dan basis manufaktur, serta 64 perusahaan dan kantor luar negeri di seluruh dunia.
Angka yang Bicara Sendiri
Pada 2023, total pendapatan Hisense Group melampaui 28,7 miliar dolar AS — dengan pendapatan dari pasar luar negeri saja mencapai 12,2 miliar dolar AS, lebih dari dua kali lipat dibanding 2019.
Pada 2024, pendapatan luar negeri Hisense mencapai 99,6 miliar yuan, tumbuh 16 persen secara tahunan.
Raja TV Layar Besar
Hisense telah menjadi produsen TV terbesar di China berdasarkan pangsa pasar sejak 2004, dan menjadi produsen TV terbesar kedua di dunia berdasarkan jumlah unit yang dikirim pada 2022.
Pada kuartal III-2024, Hisense mencatat kenaikan volume penjualan TV di pasar global sebesar 63,4 persen, mencerminkan dominasi di segmen TV layar besar — dengan pangsa pasar 24 persen di segmen TV premium dunia.
Volume penjualan TV ukuran 100 inci bahkan meraih peringkat pertama dunia pada 2023 dan kuartal I-2024.
Portofolio Merek yang Luas
Hisense bukan hanya satu merek. Di bawah grup ini bernaung merek-merek seperti Ronshen, Kelon, Hitachi, YORK, Gorenje, ASKO, dan Sanden — mencakup produk dari kulkas, AC, mesin cuci, hingga sistem pendingin otomotif.
Strategi Olahraga sebagai Mesin Branding
Hisense sadar bahwa cara tercepat membangun nama global adalah lewat olahraga.
Sebagai sponsor resmi FIFA World Cup selama tiga edisi berturut-turut, serta mitra resmi UEFA EURO dan FIFA Club World Cup.
Hisense secara konsisten membangun eksposur merek di hadapan miliaran penonton global. Termasuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara.
Jejak Hisense di Indonesia
Hisense bukan pendatang baru di Indonesia. Sepanjang 2024, pabrik Hisense di Purwakarta, Jawa Barat berhasil memproduksi 600.000 unit televisi secara lokal, mempekerjakan 300 tenaga kerja setempat.
Kini dengan MoU bersama Danantara, Hisense bergerak ke level berikutnya — dari sekadar produsen yang beroperasi di Indonesia menjadi mitra strategis pembangunan industri nasional. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini