Pematangsiantar, Sinata.id – Sepak bola telah lama mengukuhkan posisinya sebagai olahraga paling dicintai di planet ini. Kepopulerannya tak lepas dari kesederhanaannya: siapa pun bisa memainkannya, di mana saja.
Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa standarnya harus 11 pemain di setiap tim? Ternyata, angka ini lahir dari evolusi panjang yang cukup brutal.
Akar Tradisi: “Sepak Bola Kostum” di Florence
Jauh sebelum aturan modern lahir, terdapat sebuah permainan ekstrem di Florence, Italia, pada abad ke-16 yang dikenal sebagai Calcio Storico Fiorentino. Permainan ini diyakini sebagai cikal bakal sepak bola yang kita kenal sekarang.
Menariknya, Calcio Storico jauh lebih ramai dan keras:
- Jumlah Pemain: Setiap tim terdiri dari 27 orang.
- Gaya Permainan: Mirip campuran antara sepak bola, rugbi, dan gulat. Pemain diizinkan menggunakan teknik bela diri untuk melumpuhkan lawan.
- Tanpa Jeda: Tidak ada pergantian pemain maupun waktu istirahat selama pertandingan berlangsung.
- Asal-Usul: Permainan ini berakar dari tradisi Romawi kuno bernama Harpastum, di mana para pemain memperebutkan bola untuk dilemparkan ke gawang lawan.
Perdebatan Bapak Sepak Bola Modern
Hingga kini, asal-usul sepak bola masih menjadi bahan perdebatan. Sebagian sejarawan meyakini pengaruh besar dari tradisi Italia, sementara pihak lain mengeklaim Inggris sebagai pelopor asli.
Di tanah Inggris, olahraga ini sudah dikenal sejak era 1400-an hingga 1600-an dalam bentuk Folk Football. Berbeda dengan versi Italia, setiap tim dalam folk football biasanya berisi antara 15 hingga 21 pemain.
Kelahiran Aturan 11 Pemain: Peran Universitas Cambridge
Titik balik standarisasi sepak bola terjadi pada abad ke-19 di lingkungan pendidikan Inggris. Karena setiap sekolah memiliki aturan yang berbeda-beda, sering terjadi perselisihan saat mereka bertanding.
Pada tahun 1843, para mahasiswa dari Cambridge University berinisiatif merumuskan kode etik dan aturan baku. Aturan ini kemudian dikenal sebagai “Peraturan Cambridge”.
Momen krusial terjadi pada tahun 1863 ketika Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) secara resmi mengadopsi prinsip-prinsip Cambridge, termasuk menetapkan jumlah pemain menjadi 11 orang per tim.
Evolusi ini mencapai bentuk sempurnanya pada tahun 1871 saat posisi spesifik penjaga gawang mulai diperkenalkan secara resmi. []









Jadilah yang pertama berkomentar di sini