Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Dunia

Lagi! 3 Personel UNIFIL Asal Indonesia Terluka di Lebanon Selatan

lagi! 3 personel unifil asal indonesia terluka di lebanon selatan
UNIFIL gelar upacara pelepasan jenazah prajurit TNI yang tewas di Lebanon. (antara)

Beirut, Sinata.id — Tiga personel penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) asal Indonesia dilaporkan terluka akibat ledakan di Lebanon selatan, Jumat (3/4/2026).

Misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyatakan ledakan terjadi di dalam fasilitas PBB di dekat wilayah El Adeisse pada sore hari. Ketiga personel segera dievakuasi ke rumah sakit, dengan dua di antaranya dilaporkan mengalami luka serius.

Advertisement

Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, mengatakan hingga saat ini penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan.

“Sebuah ledakan di posisi pasukan penjaga perdamaian PBB melukai tiga prajurit. Dua di antaranya mengalami luka berat,” ujarnya.

Pusat Informasi PBB di Jakarta juga mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga negara Indonesia, namun asal ledakan belum dapat dipastikan.

Baca Juga  Proyek Kubah Emas "Golden Dome" Amerika Serikat Bikin Rudal Hipersonik Lumpuh Total

Eskalasi Konflik di Lebanon Selatan

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah di wilayah Lebanon selatan.

Dalam beberapa hari terakhir, serangan di wilayah tersebut telah menimbulkan korban dari pasukan perdamaian. Sebelumnya, tiga personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL dilaporkan gugur dalam dua insiden terpisah pada akhir Maret 2026.

Salah satu insiden terjadi akibat proyektil yang meledak, sementara insiden lainnya menimpa konvoi logistik UNIFIL. Sumber keamanan PBB menyebutkan bahwa salah satu ledakan diduga berasal dari tembakan tank Israel.

Respons PBB dan Dunia Internasional

Dewan Keamanan PBB bersama 15 negara anggota, termasuk Amerika Serikat, telah menyampaikan kecaman atas serangan yang menewaskan personel penjaga perdamaian tersebut.

Baca Juga  Satu Diserang, Semua Melawan! Negara-Negara Arab Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Israel

PBB juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta pemerintah Indonesia.

UNIFIL mengingatkan semua pihak yang terlibat konflik untuk menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

“Semua pihak wajib memastikan keamanan personel PBB dan menghindari aktivitas militer di sekitar posisi mereka,” tegas Ardiel.

Misi UNIFIL dan Risiko di Lapangan

UNIFIL telah bertugas di Lebanon sejak 1978 untuk memantau penarikan pasukan Israel dan menjaga stabilitas di perbatasan Lebanon-Israel.

Namun, meningkatnya konflik dalam beberapa waktu terakhir membuat risiko terhadap personel penjaga perdamaian semakin tinggi.

PBB mencatat, sejak pembentukan UNIFIL, puluhan personel telah menjadi korban dalam berbagai insiden kekerasan di wilayah tersebut. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini