Pematangsiantar, Sinata.id – FIFA kembali menuai kritik jelang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Setelah sebelumnya disorot karena harga tiket yang dianggap terlalu mahal, kini muncul gelombang kekecewaan dari para penggemar terkait sistem penempatan kursi di stadion.
Tiket Mahal Tak Jamin Kursi Terbaik
Dalam proses penjualan, FIFA membagi tiket ke dalam beberapa kategori berdasarkan harga, dengan Kategori 1 sebagai yang paling mahal.
Banyak penggemar mengira bahwa tiket kategori tertinggi tersebut otomatis memberikan akses ke kursi terbaik, seperti di dekat lapangan atau tribun bawah.
Namun, kenyataannya berbeda. Sejumlah laporan mengungkapkan bahwa banyak pemegang tiket Kategori 1 justru mendapatkan tempat duduk di sudut stadion atau bahkan di belakang gawang.
Lebih mengejutkan lagi, ada kasus di mana pembeli tiket premium ditempatkan di area yang seharusnya termasuk Kategori 2.
Fans Merasa Dirugikan
Kondisi ini memicu kekecewaan besar, terutama karena harga tiket yang dibayarkan mencapai ratusan hingga ribuan dolar.
Sejumlah penggemar mengeluhkan perubahan tersebut dan merasa tidak mendapatkan apa yang mereka bayar.
Beberapa bahkan menyebut situasi ini sebagai bentuk “penipuan” karena aturan dianggap berubah setelah transaksi dilakukan.
Di Amerika Utara, pemilihan kursi biasanya dilakukan secara spesifik, bukan hanya berdasarkan kategori. Hal ini membuat perbedaan antara ekspektasi dan kenyataan semakin terasa.
Dugaan Kursi Premium untuk Sponsor
Laporan juga menyebutkan bahwa kursi-kursi terbaik di stadion kemungkinan besar dialokasikan untuk paket hospitality dan sponsor.
Paket tersebut dijual dengan harga jauh lebih tinggi, sehingga memunculkan dugaan bahwa penggemar umum tidak mendapatkan akses ke lokasi terbaik meski sudah membeli tiket termahal.
Respons FIFA
Menanggapi kritik tersebut, FIFA menyatakan bahwa sistem tiket memang hanya memberikan gambaran awal terkait posisi kursi.
Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan bahwa lokasi tempat duduk bisa berubah selama masih berada dalam kategori yang sama atau memiliki nilai setara.
Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan kekecewaan para penggemar yang merasa dirugikan.
Sorotan Jelang Piala Dunia 2026
Kontroversi ini menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.
Dengan tingginya antusiasme publik terhadap ajang terbesar sepak bola dunia, transparansi dan kejelasan sistem tiket menjadi faktor krusial agar kepercayaan penggemar tetap terjaga.
Jika tidak ditangani dengan baik, polemik ini berpotensi memengaruhi pengalaman penonton dalam salah satu event olahraga terbesar di dunia.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini