Pematangsiantar, Sinata.id – Program realitas terbaru Disney+, Battle of Fates, tengah menjadi sorotan publik setelah salah satu segmennya menuai kontroversi.
Dilansir dari Allkpop pada Jumat (20/2/2026), episode tersebut menampilkan misi ramalan yang melibatkan seorang petugas pemadam kebakaran yang gugur saat bertugas. Publik mempertanyakan apakah pihak keluarga sudah memberikan persetujuan atas penayangan segmen ini.
Kronologi Kontroversi
Pada 17 Februari, perwakilan Battle of Fates menyatakan bahwa produksi telah memperoleh persetujuan dari keluarga almarhum untuk episode terkait. Namun, detail lebih lanjut masih dikonfirmasi bersama perusahaan produksi, di tengah kritik publik yang meningkat di media sosial.
Baca juga:Email Jeffrey Epstein Terbuka, Nama Bill Gates Kembali Terseret Kontroversi
Battle of Fates adalah program reality show bergaya survival yang menghadirkan 49 peramal dari beragam latar belakang, termasuk dukun, pembaca tarot, praktisi saju, dan ahli fisiognomi. Para peserta bersaing melalui misi-misi yang menuntut kemampuan mereka membaca nasib dan menganalisis peristiwa.
Kontroversi berfokus pada Episode 2, yang menampilkan misi bertajuk “Tebak Penyebab Kematian.” Peserta diminta menyimpulkan penyebab wafatnya almarhum Sersan Pemadam Kebakaran Kim Cheol Hong, yang gugur dalam kebakaran Hongje-dong pada 2001.
Beberapa peserta berspekulasi mengenai penyebab kematian, mulai dari kebakaran hebat, runtuhnya struktur bangunan, hingga cedera akibat puing, dikaitkan dengan pembacaan saju maupun intuisi spiritual mereka.
Potongan video segmen tersebut cepat tersebar di platform daring, menimbulkan kritik tentang etika produksi yang dianggap memanfaatkan tragedi nyata sebagai hiburan.
Salah satu pengguna media sosial yang mengaku keponakan almarhum menuding bahwa proyek awalnya diperkenalkan sebagai film dokumenter, tetapi berakhir menjadi acara varietas survival bertema perdukunan. Hingga kini, klaim tersebut belum diverifikasi.
Baca juga:Perjalanan Asmara Aurelie Moeremans: Dari Masa Lalu Kontroversial hingga Menikah
Komedian Park Na Rae turut menjadi sorotan sebagai panelis. Pihak produksi menegaskan bahwa ia tampil sebagai salah satu panelis dan syuting dilakukan jauh sebelum kontroversi muncul.
Publik Menanti Klarifikasi
Episode 1–4 Battle of Fates tayang pada 11 Februari, sementara episode 5–7 dijadwalkan tayang pada 18 Februari. Belum jelas apakah kontroversi ini akan memengaruhi jadwal tayang atau format acara selanjutnya. Publik menunggu pernyataan resmi dari Disney+ dan pihak produksi terkait batas etika dalam reality show berbasis kisah nyata.
Lima Konsep Utama Battle of Fates
Survival Competition – Setiap peserta diuji melalui misi yang ketat. Kesalahan bisa berarti eliminasi cepat, sehingga ketegangan selalu terasa.
Metode Spiritual Beragam – Peserta memadukan saju, tarot, astrologi, hingga pembacaan wajah, menciptakan panggung kompetisi yang unik.
Pertanyaan Filosofis – Acara mengangkat isu apakah nasib manusia telah ditentukan atau bisa berubah, membuka ruang tafsir bagi penonton.
Format Misi Variatif – Tantangan tak terduga menguji intuisi dan konsistensi peserta, menjaga rasa penasaran penonton.
Dramatisasi & Interaksi Peserta – Konflik muncul secara natural dari perbedaan metode dan keyakinan, menciptakan ketegangan yang autentik.
Baca juga:Kontroversi Jadi Bumbu Utama Popularitas di Media Sosial
Melalui lima konsep ini, Battle of Fates bukan sekadar kompetisi adu ramal, tetapi arena di mana keyakinan, logika, dan intuisi bertemu dalam format hiburan yang penuh tensi.
Tayangan ini membangun identitas kuat dan menantang pemahaman tentang takdir dalam bentuk kompetitif yang menghibur. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini