Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

KIP Nunggak Honor PPS di Aceh Timur Rp 22,6 Miliar

kip nunggak honor pps di aceh timur rp 22,6 miliar

Aceh Timur, Sinata.id – Polemik belum cairnya honorarium Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Aceh Timur terus menuai sorotan.

Meski Pilkada 2024 telah usai dan Bupati serta Wakil Bupati terpilih telah pula dilantik, namun Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur masih menunggak honorarium ribuan petugas PPS pada 513 gampong.

Advertisement

Honorarium yang seharusnya dibayarkan pada Pebruari 2025 tersebut, jumlah totalnya mencapai Rp 22.623.300.000. Nilai itu berasal dari perhitungan berdasarkan jumlah petugas PPS sebanyak 3.078 orang. Masing-masing terdiri atas tiga Anggota PPS dan 3 orang bertugas di Sekretariat PPS pada setiap gampong.

Adapun besaran honor yang harus diterima untuk satu bulan, untuk Ketua PPS Rp1.500.000, masing-masing Anggota PPS Rp 1.300.000, Ketua Sekretariat Rp1.150.000 dan masing-masing Anggota Sekretariat Rp1.050.000.

Baca Juga  Pemkab Gorontalo Utara Gencarkan Perlindungan Pekerja, 14 Ribu Lebih Sudah Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Anggota PPS dari Kecamatan Julok mengungkapkan, seharusnya satu gampong menerima total honor sebesar Rp 7.350.000 untuk bulan Pebruari 2025. Namun hingga kini, hak mereka belum diberikan.

β€œKami sudah bekerja untuk kelancaran Pilkada, tetapi sampai sekarang honor Pebruari belum dibayarkan. Kami berharap KIP segera melunasi. Kalau tidak, pertanyaannya ke mana uang itu? Ini sangat merugikan kami,” keluhnya.

Kritik keras juga ditujukan kepada KIP Aceh Timur dan Pemerintah Daerah. Para petugas mendesak agar penyelenggara pemilu bertanggung jawab atas keterlambatan ini.

Saat dikonfirmasi, Ketua KIP Aceh Timur, Yusri mengatakan, hingga saat ini anggaran honor tersebut belum tersedia. β€œHana peng le, dan dari Pemda hana dijok lom. Silakan ditanyakan ke sekretaris, karena sekretaris adalah KPA (Kuasa Pengguna Anggaran),” ujar Yusri singkat. (*)

Baca Juga  Polsek Padang Hulu Ajak Aparat Kelurahan Perkuat Keamanan Jelang Ramadhan 2026

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini