Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Kim Jong Un Umumkan Tambah Kekuatan Nuklir, Buka Pintu Dialog dengan AS

kim jong un menyatakan akan menambah persenjataan nuklir korea utara, namun membuka peluang dialog dengan as jika kebijakan bermusuhan dihentikan.
Kim Jong Un menyatakan akan menambah persenjataan nuklir Korea Utara, namun membuka peluang dialog dengan AS jika kebijakan bermusuhan dihentikan. (Ist)

Pyongyang, Sinata.id — Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, membuat pernyataan mengejutkan yang memadukan dua sikap berlawanan sekaligus: memperluas program nuklir negaranya dan membuka peluang dialog dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan di hadapan anggota Kongres Partai Buruh Korea yang baru saja ditutup di ibu kota Pyongyang.

Dalam pidatonya, Kim menegaskan bahwa Korut akan terus meningkatkan jumlah dan kemampuan senjata nuklirnya untuk memastikan keamanan nasional. Ia merinci rencana pengembangan berbagai alat perang mutakhir termasuk rudal balistik antarbenua, sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi ke dalam strategi militer, serta drone dan perangkat yang mampu menarget satelit musuh jika perang meletus.

Advertisement

“Status kita sebagai negara bersenjata nuklir memainkan peran penting dalam mencegah ancaman dari luar serta menjaga stabilitas kawasan,” kata Kim, dikutip Kamis (26/2/2026).

Baca Juga  Kontroversi 22 Poin Kesepakatan Dagang RI–AS: Sertifikasi Halal hingga Transfer Data Pribadi Dibahas Terbuka

Baca Juga: Izin Minimarket di Desa Terancam Dihentikan? Ini Penjelasan Mendag

Meski retorik tegas terhadap kekuatan militer, Kim secara mengejutkan juga menyinggung hubungan dengan AS. Ia mengatakan bahwa pintu diplomasi masih terbuka, asalkan Washington menghentikan kebijakan yang dianggap bermusuhan dan mulai menghormati posisi Pyongyang sebagai negara nuklir yang sah menurut konstitusinya.

“Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak menjalin hubungan dengan Amerika Serikat jika mereka menghormati status kami dan meninggalkan permusuhan,” ujar Kim dalam sesi itu.

Selain pernyataan soal AS, Kim secara terbuka menolak upaya dialog dari Korea Selatan. Ia menyebut tawaran damai Seoul sebagai deceptive atau menipu, mempertegas jarak politik yang terus membentang di semenanjung Korea.

Baca Juga  Di Tengah Ancaman Serangan, Tanker Minyak Ini Berani Tembus Selat Hormuz Menuju Pakistan

Pernyataan ini muncul setelah satu minggu Kongres Partai Buruh Korea berlangsung. Di penghujung acara, parade militer dipentaskan di Kim Il Sung Square, menampilkan formasi militer lengkap dengan jet tempur yang terbang di atas barisan pasukan. Meskipun tidak banyak menunjukkan perangkat strategis baru, parade itu menjadi simbol tekad rezim Kim untuk mempertahankan kekuatan pertahanan yang kuat.

Para analis internasional melihat kombinasi pesan ini sebagai strategi ganda Pyongyang: mempertegas kemampuan nuklirnya sekaligus memberi sinyal kepada Washington agar memilih pendekatan baru jika ingin membuka kembali jalur diplomasi yang sudah lama mandek. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini