Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Di Tengah Ancaman Serangan, Tanker Minyak Ini Berani Tembus Selat Hormuz Menuju Pakistan

di tengah ancaman serangan, tanker minyak ini berani tembus selat hormuz menuju pakistan
Ilustrasi. (Bloomberg)

Jakarta, Sinata.id — Ketegangan militer di kawasan Teluk Persia belum sepenuhnya menghentikan arus perdagangan minyak dunia. Di tengah ancaman serangan dan gangguan keamanan di Selat Hormuz, satu kapal tanker yang membawa minyak mentah dilaporkan berhasil melewati jalur strategis tersebut dan kini berlayar menuju Pakistan.

Data pelacakan kapal menunjukkan tanker bernama Karachi yang dikendalikan oleh National Shipping Corporation Pakistan berhasil melintasi Selat Hormuz pada Minggu (15/3/2026). Kapal itu kemudian terdeteksi berada di perairan dekat Sohar, Oman, pada Senin pagi.

Advertisement

Keberhasilan kapal tersebut menembus jalur yang sedang diliputi ketegangan ini menjadikannya salah satu dari sedikit kapal tanker yang berani keluar dari Teluk Persia sejak konflik terbaru antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memicu eskalasi keamanan di kawasan tersebut.

Baca Juga  Washington Siap Jadi Panggung Perdamaian Gaza, Trump Dorong Dewan Khusus Bertemu 19 Februari

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling vital bagi perdagangan energi global. Jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab itu menjadi pintu keluar utama bagi minyak dari negara-negara produsen Timur Tengah menuju pasar internasional.

Namun sejak konflik di kawasan tersebut memanas, aktivitas pelayaran di Hormuz mengalami gangguan besar. Banyak operator kapal memilih menunda perjalanan karena risiko serangan terhadap kapal tanker meningkat drastis.

Beberapa insiden bahkan dilaporkan terjadi hanya dalam satu hari, termasuk serangan terhadap kapal di Teluk Persia yang membuat perusahaan pelayaran semakin berhati-hati melewati jalur tersebut.

Perjalanan tanker Karachi disebut berlangsung penuh risiko. Kapal tersebut merupakan tanker tipe Aframax, kategori kapal pengangkut minyak dengan kapasitas menengah yang sering digunakan untuk pengiriman regional.

Baca Juga  Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Kemlu RI Beri Penjelasan

Meski berhasil melewati Hormuz, pihak perusahaan pelayaran maupun Kementerian Perminyakan Pakistan belum memberikan komentar resmi mengenai pengiriman tersebut.

Pergerakan kapal ini menjadi sorotan para pelaku pasar energi global. Setiap kapal yang berhasil keluar dari Teluk Persia kini dipantau secara ketat oleh trader dan analis karena menjadi indikator penting apakah jalur energi dunia mulai kembali berfungsi atau masih berada dalam kondisi krisis. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini