Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Ketika Dunia Gelap dan Moral Merosot, Inilah Panggilan Orang Percaya

makna menantikan tuhan yesus dengan sungguh-sungguh: kekuatan baru, keteduhan hati, dan jawaban doa
Pdt Manser Sagala, M.Th

Oleh: Pdt. Manser Sagala, M.Th

Dunia dengan Segala Kerusakannya

Advertisement

(Bagian 3)

Melihat keadaan dunia yang seakan semakin rusak baik secara moral, alam, maupun sosial memang dapat menimbulkan rasa cemas. Namun, sebagai umat beriman, kita dipanggil bukan untuk menyerah pada keadaan, melainkan untuk menjadi terang di tengah kegelapan.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus kita lakukan berdasarkan tuntunan Firman Tuhan:

1. Jangan Menjadi Serupa dengan Dunia

Dunia mungkin menawarkan standar moral yang merosot, namun kita dipanggil untuk memiliki standar yang berbeda, yaitu standar Kerajaan Allah.

Firman Tuhan:

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)

Aplikasi:

Tetap jaga integritas, kejujuran, dan kasih, meskipun orang-orang di sekitar Anda melakukan hal yang sebaliknya.

Baca Juga  Meneladani Kasih Kristus dalam Tindakan Nyata

2. Menjadi Garam dan Terang

Kerusakan dunia sering kali disebabkan oleh hilangnya “pengawet” moral dan “cahaya” kebenaran. Kita dipanggil untuk mengisi kekosongan itu.

Firman Tuhan:

“Kamu adalah garam dunia… Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.” (Matius 5:13–14)

Aplikasi:

Jadilah solusi, bukan sekadar pengeluh. Mulailah dari hal kecil, seperti menunjukkan kepedulian kepada sesama dan menjaga lingkungan.

3. Berjaga-jaga dan Berdoa

Dunia yang rusak adalah tanda bahwa kita perlu semakin mendekat kepada Tuhan. Doa bukan sekadar pelarian, melainkan senjata spiritual.

Firman Tuhan:

“Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.” (1 Petrus 4:7)

Aplikasi:

Luangkan waktu untuk mendoakan pemulihan bangsa, para pemimpin, dan orang-orang yang menderita. Ketenangan batin hanya didapat melalui hubungan dengan Tuhan.

Baca Juga  Menghadapi Tantangan Hidup dengan Iman yang Teguh

4. Melakukan Kasih yang Nyata

Di tengah dunia yang egois dan penuh kebencian, kasih adalah bentuk perlawanan yang paling kuat terhadap kerusakan.

Firman Tuhan:

“Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.” (Kolose 3:14)

Aplikasi:

Bantulah mereka yang tertindas, beri makan yang lapar, dan tunjukkan empati. Kasih yang tulus dapat menyembuhkan lingkungan yang rusak.

5. Memiliki Harapan yang Teguh

Kerusakan dunia ini bersifat sementara. Firman Tuhan menjanjikan pemulihan total pada akhirnya. Harapan inilah yang membuat kita tetap kuat bertahan.

Firman Tuhan:

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Kesimpulan

Kita tidak bisa mengontrol seluruh dunia, tetapi kita bisa mengontrol bagaimana kita meresponsnya. Dunia yang gelap justru membuat cahaya sekecil apa pun terlihat sangat terang. Fokuslah pada apa yang bisa Anda bangun dan siapa yang bisa Anda bantu hari ini.

Baca Juga  Mengenal Kekudusan Allah: Dasar Iman, Keselamatan, dan Panggilan Hidup Orang Percaya

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Di tengah dunia yang semakin bising oleh kebencian, ketidakadilan, dan kerusakan moral, Tuhan tetap memanggil umat-Nya untuk berdiri teguh.

Kita mungkin tidak mampu memperbaiki seluruh dunia, tetapi kita dapat menghadirkan kasih Tuhan di lingkungan terdekat kita.

Satu doa yang tulus, satu tindakan kasih, dan satu hidup yang berintegritas dapat menjadi titik awal pemulihan. Jangan lelah berbuat baik, jangan takut menjadi berbeda, dan jangan kehilangan pengharapan.

Terang Kristus tidak pernah padam, justru semakin bersinar ketika kegelapan makin pekat. Biarlah hidup kita menjadi kesaksian bahwa Tuhan masih bekerja di tengah dunia yang rusak. (A27)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini