Jakarta, Sinata.id – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kembali memberangkatkan peserta program Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas dari Terminal Kampung Rambutan, Rabu (18/3/2026).
Sebanyak 88 pemudik diberangkatkan menggunakan dua bus khusus disabilitas dengan tujuan Solo dan Palembang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan transportasi yang inklusif dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kemenhub, Arif Toha Tjahjagama, menyampaikan bahwa program mudik gratis ini tidak hanya bertujuan meringankan biaya perjalanan, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan, terutama bagi masyarakat yang biasanya menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.
Program Mudik Ramah Anak dan Disabilitas sendiri telah berjalan sejak 2019, sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, dan kembali dilanjutkan sejak 2023.
Sebelumnya, Kemenhub juga telah memberangkatkan peserta mudik melalui jalur udara dari Bandara Soekarno-Hatta serta melalui bus dari BSI Tower. Ke depan, program serupa juga akan dilakukan menggunakan moda kereta api dari Stasiun Pasar Senen.
Untuk tahun 2026, Kemenhub menyediakan kuota mudik gratis angkutan jalan sebanyak 15.834 penumpang serta pengangkutan 240 unit sepeda motor dengan tujuan 34 kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dari sejumlah terminal di wilayah Jabodetabek, dengan melibatkan berbagai instansi terkait guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.
Arif Toha juga mengimbau para peserta untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama perjalanan.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan saat merayakan Idulfitri bersama keluarga. (A18)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini