Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 18 Mei 2026 |17:55 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15200 (TON) 15170 (AGM) 15300 EUP ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · FOB PALOPO
14785 14550 (PBI) 14445 (MNA) 14950 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI dengan ACC di level 15.300. Persaingan harga masih kompetitif antar bidder. Tender LOCO PARINDU berakhir WD, sementara tender FOB PALOPO belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Wisata & Kuliner

Jibachi Senbei, Kerupuk Tawon Khas Jepang yang Viral dan Unik

jibachi senbei, kerupuk tawon khas jepang yang viral dan unik
Ilustrasi Kerupuk Tawon Khas Jepang. (soranews24)

Tokyo, Sinata.id – Jepang kembali menarik perhatian dunia lewat kuliner ekstremnya. Salah satu makanan unik yang kini kembali viral adalah Jibachi Senbei, camilan khas Jepang yang dibuat menggunakan campuran tawon penggali utuh.

Kerupuk renyah asal Kota Omachi itu dikenal karena tampilannya yang tidak biasa. Serangga berwarna hitam terlihat jelas di dalam kepingan kerupuk, sehingga membuat banyak orang penasaran sekaligus terkejut saat melihatnya.

Advertisement

Kuliner unik tersebut mulai populer sejak pertengahan 2010-an setelah diperkenalkan komunitas pecinta tawon penggali, Omachi Jibachi Aikokai, yang bekerja sama dengan pembuat makanan lokal untuk menciptakan produk khas daerah.

Dibuat dari Tawon Penggali

Tawon yang digunakan dalam pembuatan Jibachi Senbei merupakan spesies Vespula flaviceps atau dikenal sebagai Kurosuzume bachi, yang banyak ditemukan di kawasan pegunungan Jepang.

Baca Juga  Liburan 2026 Makin Seru! South West Australia Tawarkan Alam, Kuliner, dan Satwa Liar

Proses pembuatannya dilakukan secara tradisional. Para pemburu tawon di wilayah Omachi memasang perangkap di hutan untuk menangkap serangga tersebut.

Setelah ditangkap, tawon direbus dan dikeringkan sebelum dicampurkan ke dalam adonan kerupuk oleh pengrajin makanan lokal.

Tinggi Protein dan Jadi Pangan Tradisional

Meski dianggap ekstrem oleh sebagian orang, konsumsi serangga sebenarnya telah lama menjadi bagian dari budaya pangan tradisional di beberapa daerah Jepang.

Tawon diketahui memiliki kandungan protein tinggi sehingga dimanfaatkan sebagai sumber makanan alternatif oleh masyarakat setempat.

Rasa Manis dengan Sensasi Unik

Dari segi rasa, Jibachi Senbei menawarkan kombinasi yang cukup unik. Adonan kerupuk memiliki cita rasa manis, sementara tawon kering disebut menghadirkan sensasi mirip kismis gosong.

Baca Juga  Pesawat Amfibi Uji Terbang Perdana di Danau Toba, Disiapkan Jadi Moda Wisata Baru

Aroma yang muncul saat kemasan dibuka juga disebut menyerupai makanan ikan akibat proses pengolahan serangga tersebut.

Hingga kini, Jibachi Senbei masih menjadi salah satu makanan khas Omachi yang digemari generasi tua Jepang. Namun dalam beberapa tahun terakhir, camilan ini mulai menarik perhatian wisatawan asing yang ingin mencoba kuliner ekstrem khas Negeri Sakura. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini