Grobogan, Sinata.id — Banjir yang melanda wilayah Grobogan pada Senin (16/2/2026) pagi mengakibatkan dua jembatan rel kereta api terendam air, hingga operasi jalur utara Jakarta–Surabaya lumpuh dan sejumlah perjalanan kereta harus dialihkan. Dampak dari banjir ini dirasakan oleh ribuan penumpang kereta api dan warga di daerah terdampak.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang menyatakan bahwa genangan air berada di Jembatan 46 petak Tegowanu–Brumbung serta Jembatan 59 petak Gubug–Tegowanu di Kabupaten Grobogan, yang membuat rel utama tertutup air sejak sekitar pukul 04.35 WIB.
Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa langkah itu diambil demi keselamatan penumpang dan keseluruhan operasional kereta api. “Kami menutup sementara jalur yang terdampak karena genangan air menutup rel, dan ini bisa mengancam keselamatan perjalanan,” ujar Luqman.
Baca Juga: Arab Saudi Mainkan Harga, China Borong Minyak dalam Jumlah Besar
Akibat kondisi ini, pola operasi sejumlah kereta mengalami perubahan signifikan. Rute perjalanan yang semula melewati jalur utara Jawa Tengah kini dialihkan melalui jalur Brumbung–Gundih–Gambringan sebagai upaya menghindari titik banjir dan rel yang terendam.
Tak hanya itu, operator Daop 8 Surabaya juga mencatat bahwa empat perjalanan kereta di wilayah tersebut mengalami keterlambatan dan beberapa jadwal harus direvisi akibat dampak genangan air. Jalur kini dapat dilalui kembali, namun dengan kecepatan terbatas, sebagai langkah mitigasi keselamatan sementara menunggu kondisi rel sepenuhnya aman.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa petugas masih melakukan pemantauan berkala untuk menentukan kapan operasional kereta bisa kembali berjalan normal. “Kami imbau calon penumpang untuk memantau informasi resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan karena kemungkinan keterlambatan masih ada,” ucap Mahendro.
Banjir yang dipicu hujan deras sejak Minggu malam juga menyebabkan beberapa ruas jalan utama di Kota Purwodadi terendam hingga setengah meter, menghambat arus lalu lintas darat dan menimbulkan kemacetan panjang di jalur Grobogan–Solo yang sempat lumpuh total.
PT KAI bersama instansi terkait terus berupaya mengevakuasi air dan melakukan pengecekan struktur rel serta jembatan yang terdampak untuk memastikan keamanan infrastruktur. Sejumlah kru teknik dan tanggap darurat terjun langsung ke lokasi sejak pagi hari untuk percepatan penanganan kerusakan.
Sampai berita ini ditayangkan, banjir belum sepenuhnya surut di titik-titik terdampak, dan pihak berwenang masih mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat serta penumpang kereta berhati-hati serta mengikuti informasi resmi dari PT KAI maupun pemerintah daerah. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini