Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Jaksa Serahkan Hasil Penelusuran Dugaan Intervensi Tender Proyek ke Inspektorat Siantar

jaksa serahkan hasil penelusuran dugaan intervensi tender proyek ke inspektorat siantar
Gambar ilustrasi.

Pematangsiantar, Sinata.id – Kabar adanya intervensi oknum dalam tender proyek di Pematangsiantar sempat ramai dibicarakan. Lantas, bagaimana update terbaru soal itu?

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pematangsiantar Arga JP Hutagalung membeberkan fakta baru terkait hal itu.

Advertisement

Menurut dia, pihaknya telah menelusuri persoalan dan menyerahkan temuan kepada Inspektorat untuk penanganan lanjut.

Arga menyatakan, proyek dimaksud adalah pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) senilai Rp7,5 miliar.

Adapun hal yang ditelusuri jaksa, lanjut dia, mengenai dugaan pelanggaran kode etik dalam seleksi tender proyek. Mereka kemudian melakukan wawancara kepada empat orang Pokja (Kelompok Kerja) pada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa atau UKPBJ Pemko Pematangsiantar.

Baca Juga  Siap-siap! Terminal Bayangan di Siantar Jadi Target Penindakan

“Selain wawancara terhadap empat Pokja, wawancara juga telah selesai dilakukan terhadap Kabag UKPBJ (Santo Simanjuntak),” katanya dihubungi Sinata.id, Kamis (25/9/2025)

Hasil wawancara itu dituangkan dalam laporan pelaksanaan tugas dan telah diserahkan jaksa kepada Inspektorat pada 18 September 2025 untuk ditindaklanjuti.

“Dan, nanti inspektorat akan menyampaikan kembali kepada kita,” ujarnya. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini