Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Inflasi Year-on-Year Pematangsiantar 4,7 Persen

inflasi year-on-year pematangsiantar 4,7 persen
ilustrasi

Pematangsiantar, Sinata.id – Kota Pematangsiantar mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 4,7 persen pada Januari 2026. Angka tersebut ditunjukkan oleh Indeks Harga Konsumen (IHK) yang tercatat sebesar 113,87, naik dibandingkan IHK Januari 2025 sebesar 108,76.

Hal itu disampaikan Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Kota Pematangsiantar, Nova Puspita berdasarkan hasil pemantauan harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat selama Januari 2026.

Advertisement

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh meningkatnya indeks pada seluruh kelompok pengeluaran,” ujar Nova Puspita, Senin ( 02/2/2026 )

Nova menjelaskan, inflasi tahunan terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan kenaikan mencapai 18,94 persen. Disusul kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 8,35 persen, serta kelompok kesehatan yang mengalami inflasi 4,5 persen.

Baca Juga  Pemko Siantar Ikut Warnai Natal Oikumene Korem 022/PT dengan Aksi Sosial

Kelompok lainnya yang turut mencatat inflasi y-on-y antara lain:

Makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,1 persen

Penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,61 persen

Pendidikan sebesar 3,63 persen

Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,54 persen

Pakaian dan alas kaki sebesar 1,77 persen

Rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,31 persen

Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,41 persen

Transportasi sebesar 0,37 persen

Lebih lanjut, Nova menyebutkan sejumlah komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y, di antaranya tarif listrik, emas perhiasan, beras, ikan kembung/ikan gembung, daging ayam ras, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, rokok kretek mesin (SKM), serta sewa rumah.

Sementara itu, beberapa komoditas justru memberikan andil deflasi y-on-y, seperti cabai merah, pisang, bawang putih, kentang, tahu mentah, ikan lele, hingga nanas.

Baca Juga  Kolam Pancing Pak RT untuk Pecinta Hobi dan Rekreasi

Meski inflasi tahunan tercatat cukup tinggi, secara month to month (m-to-m) Kota Pematangsiantar justru mengalami deflasi sebesar 0,11 persen pada Januari 2026. Deflasi ini dipengaruhi oleh penurunan harga sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai merah, cabai rawit, andaliman, wortel, bayam, dan kangkung.

“Penurunan harga komoditas pangan segar berkontribusi terhadap deflasi bulanan pada Januari 2026,” jelas Nova.

Selain itu, tingkat inflasi year to date (y-to-d) hingga Januari 2026 juga tercatat deflasi sebesar 0,11 persen.

BPS Kota Pematangsiantar mengimbau masyarakat agar tetap mencermati pola konsumsi, terutama pada kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan signifikan. Pemantauan harga dan ketersediaan pasokan akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga di daerah. (SN10)

Baca Juga  Wesly Silalahi Dukung Cap Go Meh 2577 di Pematangsiantar, Digelar 28 Februari 2026

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini