Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Ekonomi & Bisnis

Harga BBM Non-Subsidi April 2026 Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Subsidi Tetap

harga bbm non-subsidi april 2026 berpotensi naik, pemerintah pastikan subsidi tetap
Ilustrasi BBM nonsubsidi di SPBU. (detik)

Jakarta, Sinata.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, angkat bicara terkait isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sebesar 10 persen yang disebut akan berlaku mulai 1 April 2026 pukul 00.00 WIB.

Bahlil menjelaskan bahwa mekanisme penetapan harga BBM telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM tahun 2022, yang membagi skema harga menjadi dua kategori, yakni BBM industri dan non-industri.

Advertisement

“Dalam regulasi tersebut terdapat dua formulasi harga BBM, yaitu untuk industri dan non-industri. Khusus BBM industri, harganya mengikuti mekanisme pasar, baik diumumkan maupun tidak,” ujar Bahlil dalam keterangan video Sekretariat Presiden, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, BBM industri seperti RON 95 dan RON 98 umumnya digunakan oleh kalangan mampu, sehingga tidak mendapat subsidi dari pemerintah.

Baca Juga  Tidak Benar Harga BBM Naik per 1 April 2026, Mensesneg: Kita Jamin

“Selama mereka mampu membayar, silakan digunakan. Negara hanya menyiapkan, tanpa memberikan subsidi,” tegasnya.

Dipengaruhi Harga Minyak Dunia

Kenaikan harga BBM non-subsidi dinilai sebagai konsekuensi logis dari fluktuasi harga minyak dunia, terutama akibat dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Ekonom Universitas Airlangga, Wisnu Wibowo, memperkirakan kenaikan harga BBM non-subsidi tidak akan melebihi 10 persen.

“Saya memperkirakan kenaikan berada di kisaran 5 hingga 10 persen, mengikuti acuan harga minyak dunia seperti Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus,” ujarnya.

Menurutnya, setiap kenaikan harga minyak global akan berdampak langsung pada harga BBM di tingkat konsumen.

Harga BBM Saat Ini

Mengacu pada harga yang berlaku per 1 Maret 2026 dari Pertamina Patra Niaga, berikut daftar harga BBM non-subsidi:

Baca Juga  Harga Emas Pegadaian dan Antam Turun 18 Februari 2026, Cek Rinciannya

Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter

Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter

Dexlite: Rp14.200 per liter

Pertamina Dex: Rp14.500 per liter

Sementara itu, harga BBM subsidi masih tetap, yakni:

Pertalite: Rp10.000 per liter

Solar (Biosolar): Rp6.800 per liter

Pemerintah: Tunggu Pengumuman Resmi

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi terkait harga BBM non-subsidi pada 1 April 2026.

“Untuk BBM non-subsidi, kita tunggu saja pengumuman resmi pada 1 April,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan.

“Yang penting, BBM subsidi tetap, tidak ada kenaikan,” katanya.

Baca Juga  Harga BBM Diam-Diam Naik Drastis, Pertamax Turbo Kini Nyaris Rp20 Ribu per Liter!

Pertamina Bantah Informasi Viral

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Informasi tersebut bukan berasal dari Pertamina dan belum ada pengumuman resmi terkait harga per 1 April 2026,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi resmi melalui situs Pertamina dan tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Pemerintah juga memastikan ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Stok BBM dan LPG aman, masyarakat tidak perlu melakukan panic buying,” tegas Laode. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini