Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Ekonomi & Bisnis

Harga BBM 1 Mei 2026 Tak Naik, Pertamina Pertahankan Tarif Pertamax hingga Solar

harga bbm 1 mei 2026 tak naik, pertamina pertahankan tarif pertamax hingga solar
Sejumlah pengendara mengisi BBM di SPBU. (cnbc)

Jakarta, Sinata.id — PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Mei 2026. Dengan demikian, seluruh jenis BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tetap dijual dengan harga sebelumnya.

Berdasarkan informasi dari layanan MyPertamina, harga Pertamax Turbo masih berada di Rp19.400 per liter. Sementara itu, Dexlite dibanderol Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter.

Advertisement

Untuk BBM subsidi, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Solar (Biosolar) dipertahankan di Rp6.800 per liter. Adapun Pertamax (RON 92) juga tidak mengalami perubahan, yakni tetap di level Rp12.300 per liter.

Keputusan ini diambil meskipun harga minyak dunia menunjukkan tren kenaikan. Rata-rata harga minyak Brent dalam dua bulan terakhir mencapai sekitar US$100,69 per barel, naik dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran US$85,20 per barel. Sementara itu, harga minyak WTI juga meningkat menjadi sekitar US$94,19 per barel dari sebelumnya US$78,35 per barel.

Baca Juga  Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ini Alasannya

Kenaikan harga minyak global tersebut berpotensi meningkatkan biaya impor energi Indonesia, terlebih di tengah nilai tukar rupiah yang cenderung melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019, penentuan harga BBM didasarkan pada rata-rata harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) serta nilai tukar rupiah.

Meski demikian, pemerintah tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi dalam menetapkan harga BBM. Stabilitas nasional, daya beli masyarakat, serta dampak sosial dan politik juga menjadi faktor penting dalam pengambilan kebijakan.

Sebelumnya, pada 18 April 2026, Pertamina sempat menyesuaikan harga BBM nonsubsidi seiring fluktuasi harga minyak dunia yang dipengaruhi kondisi geopolitik global.

Harga BBM di SPBU Swasta

Baca Juga  Setelah PHK Massal dan Tutup Lapak Produk Fisik, Bukalapak Akhirnya Balik Catatkan Laba

Sementara itu, harga BBM di sejumlah SPBU swasta juga terpantau tidak mengalami perubahan pada 1 Mei 2026.

Di SPBU BP-AKR, harga BBM jenis BP 92 masih berada di kisaran Rp13.390 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel sekitar Rp25.560 per liter. Untuk SPBU Vivo, harga Revvo 92 tercatat sekitar Rp12.390 per liter, meski beberapa jenis BBM lainnya dilaporkan kosong.

Adapun di SPBU Shell, sejumlah produk BBM seperti Shell Super dan Shell V-Power dilaporkan tidak tersedia di beberapa lokasi.

Ke depan, penyesuaian harga BBM tetap bergantung pada perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah, serta kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. (A02)

Baca Juga  Purbaya Persiapkan Pemangkasan Anggaran MBG, Jika Defisit APBN Berpotensi Lewati Batas 3%

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini