MENU
Gubsu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 7,2 Persen
WA FB
Regional

Gubsu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 7,2 Persen

G Editor : Gunawan Purba | 14 Oct 2025 | 12:29 WIB
Gubsu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 7,2 Persen
Gubsu saat ikuti kegiatan North Sumatera Investment Industry Trade & Halal Expo 2025, oleh KADIN Sumut

Medan, Sinata.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution targetkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara (Sumut) capai 6,7 hingga ke 7,2 persen.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat membuka North Sumatera Investment Industry Trade & Halal Expo 2025, yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumut di Aula Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (13/10/2025).

Menurut Gubsu, program kemudahan dan insentif investasi yang diluncurkan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi peluang besar bagi Sumut untuk tumbuh lebih pesat melalui konsep kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Antara pemerintah dan dunia usaha itu sangat baik apabila hubungannya berjalan harmonis. Hari ini kami berjalan berdampingan, dan kita tunggu hasilnya dari KADIN,” ujar Gubsu.

Bobby menambahkan, pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen. Untuk itu, setiap kepala daerah perlu berperan aktif dalam menarik investasi di wilayahnya.

Sumut sebagai provinsi keempat terbesar di Indonesia, dan terbesar di luar Pulau Jawa, diharapkan dapat menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,7 hingga 7,2 persen

“Karena itu target kita (Sumut) menyumbang 6,7% sampai 7,2% pertumbuhan ekonomi untuk nasional. Dan itu banyak variabel pembentuknya, seperti Government Spending atau kebijakan fiskal belanja barang dan jasa untuk layanan publik, termasuk investasi. Maka kebijakan transfer ke daerah (TKD) bukan pengurangan, tetapi lebih ke penyesuaian. Karena diganti dengan program yang lebih efektif meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” jelas Bobby.

Bobby menyebut, nilai penyesuaian TKD untuk tingkat provinsi mencapai Rp 1,1 triliun dan kabupaten/kota sekitar Rp 8 triliun. Sehingga total TKD lebih dari Rp 9 triliun.

Untuk itu, Boby meminta kepala daerah agar lebih proaktif membangun hubungan yang produktif dengan dunia usaha.

“Makanya para kepala daerah harus bisa lebih bersahabat dan berjalan bersama dengan dunia usaha. Kalau bisa sebagian besar kebijakan pemerintah mengikuti apa yang membuat dunia usaha lebih baik," katanya.

"Harus lebih ramah, bahkan memanjakan dunia usaha, seperti investasi anak bayi yang harus kita ayomi, sehingga mereka bertumbuh kembang lebih cepat,” jelas Bobby.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.