Batu Bara, Sinata.id - SPBU 14.212.259 Sei Semujur, Kabupaten Batu Bara, layani pembelian BBM (Bahan Bakar Minyak) menggunakan jeriken.
Selain itu, dari pantauan Sinata.id, Rabu (10/6/2026), SPBU tersebut sedang tidak memiliki stok BBM jenis solar.
Sementara di sisi lain, papan informasi harga yang terpasang di bagian depan SPBU masih menampilkan harga lama dan belum diperbarui sesuai harga yang berlaku saat ini.
Pengawas SPBU, Tina (30), membenarkan bahwa pasokan Solar sedang habis dan belum ada informasi mengenai waktu pengisian kembali.
“Untuk Solar saat ini sedang habis, Pak. Kalau soal penerapan aplikasi OD itu pun, kami juga belum dapat arahan atau keterangan apa-apa dari pusat,” ujarnya.
Terkait papan informasi harga yang belum diperbarui, Tina mengatakan pihak pengelola telah melaporkan kondisi tersebut kepada atasan. Namun, proses penggantian masih menunggu kedatangan teknisi yang bertugas.
“Memang seharusnya sudah diganti. Kami sudah beberapa kali menyampaikan kepada atasan, tetapi teknisi yang bertugas mengganti plang belum datang ke lokasi,” katanya.
Menurut Tina, pihak pengelola berencana melakukan penggantian papan harga dalam waktu dekat agar informasi yang diterima masyarakat sesuai dengan harga yang berlaku.
Masih dari lokasi SPBU, Sinata.id menemukan warga membeli pertalite dengan menggunakan jeriken. Warga itu berinisial Y (40 tahun), warga Simpang Binje, Batu Bara.
Y mengaku membeli pertalite menggunakan jeriken dan membayar biaya tambahan sebesar Rp10.000 per jerigen.
“Kalau membeli di sini di SPBU Sei Semujur, satu jeriken kami bayar Rp10.000. Jadi kalau saya ambil dua jerigen, saya bayar Rp20.000,” ujar Y. (SN26)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.