Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Gempa Berkekuatan 5.1 Guncang Pidie Aceh

gempa berkekuatan 5.1 guncang pidie aceh
Gambar ilustrasi. ist

Pidie, Sinata.id – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, pada Selasa (28/10/2025) pagi. Getaran gempa yang berpusat di darat ini dirasakan sejumlah wilayah, dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 4,88° Lintang Utara dan 96,05° Bujur Timur. Pusat gempa berada pada kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer.

Advertisement

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,” jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

BMKG menyebutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique thrust fault).

Baca Juga  Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Lebaran Tembus 20 Persen

Dampak getaran dilaporkan dalam skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Wilayah Pidie merasakan guncangan pada skala III MMI, di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seakan-akan truk berlalu.

Sementara itu, Banda Aceh mengalami getaran yang lebih ringan pada skala II MMI, yang dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga pukul 06.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Menyikapi peristiwa ini, Daryono mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga meminta warga menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” pesan Daryono.

Baca Juga  Ketika Wakil Kepala Daerah Sibuk Urus MBG dan SPPG, Pelayanan Publik Terabaikan

Gempa ini pertama kali terekam dengan magnitudo M5,3 pada pukul 06.35.15 WIB, sebelum kemudian dilakukan pembaruan parameter menjadi M5,1 berdasarkan hasil analisis lebih lanjut oleh BMKG. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini