Melalui layanan Enhanced Football Intelligence yang dikembangkan FIFA bersama Wenger, publik akan mendapatkan berbagai data performa terbaru dan visual analisis pertandingan dalam bentuk augmented reality maupun grafis interaktif.
“Technical Study Group membantu mengidentifikasi tren permainan, mempersiapkan generasi masa depan sepak bola, dan membuat olahraga ini semakin menarik,” ujar Wenger dikutip dari FIFA, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, penggunaan data berkualitas tinggi memungkinkan TSG menjelaskan dan menginterpretasikan jalannya pertandingan secara lebih mendalam, baik untuk kalangan teknis maupun penggemar sepak bola.
TSG nantinya akan menganalisis seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 dari posisi khusus di stadion maupun pusat analisis performa FIFA di Miami.
Mereka akan memiliki akses ke enam sudut kamera pertandingan serta ribuan titik data secara langsung selama laga berlangsung.
Selain melakukan analisis teknis, anggota TSG juga akan menentukan para pemenang penghargaan individu selama turnamen berlangsung.
FIFA juga memastikan untuk pertama kalinya para penggemar dapat menikmati analisis real-time dari TSG melalui akun media sosial dan kanal YouTube FIFA Training Centre.
Beberapa anggota TSG memiliki rekam jejak mentereng di dunia sepak bola. Klinsmann pernah membawa Jerman juara Piala Dunia 1990 sebagai pemain, sementara Gilberto Silva menjadi bagian tim Brasil juara dunia 2002.
Sementara Tobin Heath sukses memenangkan dua gelar Piala Dunia Wanita bersama Amerika Serikat pada 2015 dan 2019. Adapun Pablo Zabaleta dikenal sebagai legenda Manchester City dengan lebih dari 330 penampilan bersama klub Inggris tersebut. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini