Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Dinkes Siantar dan BPOM Turun Langsung Periksa Jajanan Takjil

dinkes siantar dan bpom turun langsung periksa jajanan takjil
Dinkes Siantar dan BPOM Turun Langsung Periksa Jajanan Takjil

Pematangsiantar, Sinata.id  – Untuk menjamin keamanan pangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan inspeksi langsung terhadap berbagai jenis takjil yang dijual di sejumlah pusat keramaian kota, Jumat ( 13/3/2026 )

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Urat H Simanjuntak, bersama Kepala BPOM dan tim kesehatan lingkungan dari bidang Kesehatan Masyarakat.

Advertisement

Dalam peninjauan itu, petugas mengambil sejumlah sampel makanan dan minuman yang banyak diburu warga saat menjelang waktu berbuka puasa. Sampel tersebut kemudian diperiksa untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan.

Baca Juga  Krisis Sampah di Siantar, Guangzhou WeTech Tawarkan Teknologi Pengolahan Modern

Pemeriksaan difokuskan pada kemungkinan adanya zat terlarang seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil yang kerap disalahgunakan dalam makanan.

Urat H Simanjuntak menegaskan, kegiatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya selama Ramadhan ketika konsumsi makanan siap saji meningkat.

“Kami ingin memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman. Dengan pengawasan ini, warga dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir terhadap keamanan pangan,” ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar selalu menjaga kebersihan serta tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang berbahaya.

Pemerintah Kota Pematangsiantar berharap upaya ini dapat meningkatkan kesadaran para pelaku usaha kuliner sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berburu takjil selama Ramadhan. (SN10)

Baca Juga  Pemko Siantar Janji Tinjau Ulang Izin THM Evo

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini