Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K β€’ 2.6K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB PALOPO β€’ DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 – WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
PematangsiantarNews

Dinas Kesehatan Siantar Gagal Belanja Obat-obatan, Silpa Mencapai Rp 1,1 Miliar

dinas kesehatan siantar gagal belanja obat-obatan, silpa mencapai rp 1,1 miliar
Raker Komisi 1 DPRD Pematangsiantar dengan Kadis Kesehatan

Pematangsiantar, Sinata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar gagal membelanjakan anggaran pengadaan obat-obatan untuk periode triwulan 4 tahun 2024 yang lalu.

Dampak dari kegagalan, sebagian dari anggaran belanja untuk pengadaan obat-obatan menjadi silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) tahun 2024 sebesar Rp 2,1 miliar.

Advertisement

Demikian terungkap pada rapat kerja (raker) Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar dengan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Pematangsiantar, drg Irma Suryani MKM bersama pejabat dan staf Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Rabu 16 Juli 2025.

Silpa Rp 1,1 miliar dari belanja obat-obatan diungkap Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar, Ilham Sinaga. Politisi dari Partai Demokrat ini sangat menyayangkan obat-obatan tidak bisa diperoleh Dinas Kesehatan pada tahun lalu.

Baca Juga  Korupsi Puskesmas Berulang, Kejari Labuhanbatu Ungkap Kerugian Negara Rp3,4 Miliar

Lebih lanjut Ilham Sinaga menyampaikan rasa sulit dirinya untuk mempercayai alasan sebagian anggaran pengadaan obat-obatan menjadi silpa sebesar Rp 1,1 miliar.

Dalam hal ini, sulit menerima alasan kegagalan belanja karena disebut obat sedang kosong, ketika itu. Sebab menurut Ilham, daerah lain, pada masa yang sama, bisa memperoleh obat-obatan.

β€œMau ketawa saya. Kan gak masuk akal ini,” tandas Ilham Sinaga yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pematangsiantar, pada raker Komisi 1 DPRD.

Untuk itu, Ilham menegaskan, agar di tahun 2025 ini, Dinas Kesehatan Pematangsiantar harus berhasil menjalankan semua program anggaran belanja, dengan tidak mencari-cari alasan dari kegagalan.

β€œIni kesalahan kita. Jangan salahkan vendor. Tahun 2025 ini, supaya klir masalah obat-obatan. Jangan ada lagi cerita kekosongan obat,” ucapnya. (*)

Baca Juga  PLN ULP Siantar Dukung Kebijakan WFH dengan Kendaraan Ramah Lingkungan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini