Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Religi

Datang, Mendengar, dan Melakukan Firman Tuhan

dunia kehilangan sosok bapa, ini seruan pertobatan di akhir zaman
Pastor Dion Panomban

Oleh: Ps Dion Panomban

Shalom Abba Home Family, Senin tanggal 8 Agustus 2025-Hari ini kita kembali belajar tiga hal penting yang menjadi dasar perjalanan iman kita: datang kepada Tuhan, mendengar firman-Nya, dan melakukan firman itu dalam hidup sehari-hari.

Advertisement

Datang berarti kita mengambil langkah aktif, bukan pasif. Datang artinya kita berjuang, mencari, dan membuka hati kepada Tuhan. Banyak orang hanya berharap berkat dari Tuhan, tetapi tidak mau datang kepada-Nya. Firman Tuhan jelas berkata: “Marilah kepada-Ku…” (Mat.11:28). Itu berarti ada bagian yang harus kita lakukan.

Ketika masalah datang, sering kali kita lebih cepat mengandalkan kekuatan sendiri atau mencari pertolongan manusia. Padahal Tuhan rindu kita datang kepada-Nya lewat doa, penyembahan, dan penyerahan diri.

Baca Juga  Hidup Berbahagia: Dilahirkan Kembali oleh Roh Kudus

Mendengar Firman dengan Lemah Lembut

Yakobus 1:19-21 mengingatkan kita: Hendaklah kita cepat mendengar, lambat berkata-kata, dan lambat marah. Sebab amarah manusia tidak mendatangkan kebenaran Allah. Dan firman yang kita dengar harus kita terima dengan hati yang lemah lembut, supaya firman itu tertanam dan menyelamatkan jiwa kita. Hati yang keras menolak firman, tetapi hati yang lemah lembut membuat firman bekerja dan mengubah hidup kita. Melakukan Firman, Bukan Hanya Mendengar

Yakobus 1:22 menegaskan: “Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja. Mendengar tanpa melakukan sama dengan menipu diri sendiri. Hidup kita baru berbuah ketika firman diwujudkan dalam tindakan nyata: dalam perkataan, karakter, dan perbuatan sehari-hari.

Baca Juga  Hidup yang Berkenan di Hadapan Tuhan

Perenungan untuk Kita Semua

1. Mengapa kita perlu jadi pelaku firman? Karena hanya dengan melakukannya kita hidup dalam kebenaran, bukan dalam penipuan diri.
2. Bagaimana cara menyelamatkan jiwa? Dengan menyingkirkan segala kejahatan dan menerima firman dengan hati lemah lembut.
3. Apa nasehat firman? Cepat mendengar, lambat berkata-kata, lambat marah.
4. Bagaimana mempraktikkannya? Dengan mengendalikan emosi, belajar sabar, dan tidak dikuasai amarah.
5. Apa maksud menerima firman dengan lemah lembut? Membuka hati agar firman masuk, berakar, dan mengubah hidup kita.

Saudaraku, mari jangan hanya berhenti pada langkah datang kepada Tuhan. Jangan juga puas hanya dengan mendengar firman. Tetapi mari kita menjadi pelaku firman. Itulah jalan menuju hidup yang berkenan kepada Allah dan mendatangkan berkat bagi kita serta orang-orang di sekitar kita.

Baca Juga  Hajaran Tuhan sebagai Wujud Kasih dan Pemeliharaan Ilahi

Datanglah kepada Tuhan, dengarkan firman-Nya dengan hati yang lemah lembut, dan lakukanlah dalam hidupmu. Maka engkau akan mengalami kuasa firman yang menyelamatkan dan mengubahkan.Tuhan Yesus memberkati. (A27).

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini