Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Ekonomi & Bisnis

Danantara Siapkan Nama Pemenang Lelang Proyek “Sampah Jadi Listrik” Akhir Februari 2026

danantara siapkan nama pemenang lelang proyek “sampah jadi listrik” akhir februari 2026
Danantara akan mengumumkan pemenang lelang proyek PLTSa “sampah jadi listrik” akhir Februari 2026. Empat kota pilot menanti keputusan investasi energi hijau nasional. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Badan Pengelola Investasi Danantara dipastikan akan mengumumkan pemenang lelang pilot project Waste to Energy atau proyek PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) tahap pertama pada akhir Februari 2026, dalam momentum yang dianggap krusial bagi transformasi pengelolaan sampah nasional.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani, seusai kegiatan forum ekonomi strategis di Jakarta. Menurut Rosan, keputusan tersebut merupakan hasil dari proses evaluasi mendalam yang dilakukan lembaganya terhadap peserta lelang yang tercatat dalam Daftar Penyedia Teknologi (DPT).

Advertisement

“Rencana akhir Februari ini akan kita announce setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh dari segi technical, dari segi financial, dari segi teknologi,” kata Rosan, dikutip Senin (16/2/2026).

Baca Juga  9 Tahun Mogok, 8.300 Buruh Freeport Menanti Negara Hadir

Proyek PLTSa yang digagas Danantara ini telah menarik banyak perhatian dunia industri energi. Dari awal proses tender, sekitar 24 perusahaan internasional dengan rekam jejak kuat di bidang teknologi Waste to Energy telah lolos seleksi awal, termasuk pelaku industri asal China, Jepang, Prancis, dan Singapura.

Empat kota prioritas yang dipilih sebagai lokasi pilot project — yaitu Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta — kini tengah menunggu nama konsorsium atau Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) yang akan diumumkan pekan ini.

Rosan menegaskan, tahapan evaluasi bukan semata menilai tawaran tertinggi secara finansial, tetapi mencakup kelayakan teknis dan kesiapan teknologi yang benar-benar dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. Ini sekaligus menjawab tantangan kompleks dalam pengelolaan sampah di Indonesia, yang volume timbulan hariannya mencapai puluhan ribu ton.

Baca Juga  Danantara akan Pangkas 1.067 jadi 250 BUMN Tanpa PHK

Proyek PLTSa dipandang sebagai jawab pemerintah dan sektor investasi untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi bersih. Dengan teknologi Waste to Energy, sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan diharapkan bisa berkontribusi sebagai sumber listrik yang efisien.

Berdasarkan pernyataan Rosan, setelah pengumuman pemenang tahap pertama, Danantara akan bersiap membuka lelang tahap kedua pada Maret 2026. Tender kedua ini akan jauh lebih luas cakupannya, menyasar 12 kota/kabupaten lain di seluruh Indonesia.

Proyek lanjutan ini diharapkan memperkuat upaya hilirisasi energi nasional dan memperluas pemanfaatan sampah sebagai sumber listrik terbarukan. Targetnya, tidak hanya mengurai persoalan lingkungan, tetapi juga menggerakkan investasi serta menciptakan lapangan kerja di sektor energi baru dan terbarukan (EBT). [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini