Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Cegah Gagal Panen, Kadis Pertanian Simalungun Ajak Petani Berburu Tikus Sebelum Masa Tanam

cegah gagal panen, kadis pertanian simalungun ajak petani berburu tikus sebelum masa tanam
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Jenri Saragih, saat memberikan keterangan terkait upaya pengendalian hama dan peningkatan hasil pertanian. (Photo: SN19)

Simalungun, Sinata.id – Menjelang masa tanam padi, ancaman serangan hama tikus kembali menjadi perhatian serius di kalangan petani. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Jenri Saragih, mengimbau para petani agar melakukan perburuan tikus sejak dini guna mencegah potensi gagal panen.

Imbauan tersebut disampaikan berdasarkan pengalaman sebelumnya, di mana serangan hama tikus menyebabkan kerugian bagi petani di sejumlah wilayah, termasuk di Silau Malela.

Advertisement

“Belajar dari pengalaman gagal panen yang ada di Silau Malela, para petani sebaiknya melakukan perburuan tikus,” ucapnya, Selasa (14/4/2026) di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun.

Menurut Jenri, perburuan hama yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan kualitas dan hasil panen para petani. Ia menegaskan bahwa pengendalian hama harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.

Baca Juga  Petani Purba Sari Tuntut Bupati Simalungun Kembalikan Lahan 53 Hektare

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai sarana pendukung untuk membantu petani dalam mengatasi hama, termasuk alat dan obat-obatan.

“Kita menyediakan alat dan obat-obatan (Racun) dalam mengatasi hama tikus dan lainnya,” terangnya.

Meski demikian, Jenri mengingatkan agar petani tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan turut aktif turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengendalian hama.

Ia juga menekankan bahwa kesadaran dan partisipasi petani sangat diperlukan, meskipun saat ini tidak ada lagi insentif atau bayaran khusus untuk kegiatan perburuan tikus.

Dengan langkah antisipatif tersebut, diharapkan para petani dapat meminimalisir serangan hama serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Simalungun. (SN19)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini