Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
NewsPematangsiantar

BRI Dituding Blokir Rekening Warga Tanpa Bukti Jelas

bri dituding blokir rekening warga tanpa bukti jelas
Putra Siregar dengan latar Kantor Bank BRI.(foto: sinata/hendri)

Pematangsiantar, Sinata.id – Putra Siregar, warga Jalan Farel Pasaribu, Kota Pematangsiantar, mengaku rekening pribadinya diblokir pihak bank secara sepihak sejak dua tahun lalu. Ia dituduh terlibat dalam penipuan, namun dia membantah hal tersebut.

Pekerja bangunan itu bercerita baru mengetahui pemblokiran saat hendak menarik uang di Kantor BRI Pamatang Raya pada tahun 2023. Namun, transaksi gagal dilakukan karena pihak bank menyampaikan bahwa rekeningnya telah diblokir.

Advertisement

“Mereka bilang harus mengurus ke BRI tempat rekening saya dibuat,” ujar Putra kepada Sinata.id, Selasa (5/8/2025).

Sejak saat itu, dia mengaku telah melapor ke Unit BRI Marihat, tempat dia membuka rekening dan juga ke kantor Cabang. “Saya sudah bolak-balik ke BRI, tapi selalu dijanjikan. Tidak ada kejelasan. Saya harus utang sana sini untuk gaji pekerja bangunan,” ungkapnya.

Baca Juga  Gempa M 5,7 Guncang Mentawai, Getaran Terasa Hingga Padang

Belakangan informasi yang diterima Putra dari pihak BRI, rekeningnya diduga digunakan untuk aksi penipuan dengan transaksi mencapai ratusan juta rupiah. Transaksi tersebut menggunakan aplikasi Brimo. Namun ia membantah semua tuduhan.

“Saya pegang sendiri ATM dan KTP. Tidak pernah saya berikan ke siapa pun. Bahkan saya disebut pernah transaksi di Bandung, padahal saya belum pernah ke sana. Kalau saya benar pelaku, buat apa saya melapor? Itu sama saja menyerahkan diri,” ujarnya.

Kepada pihak bank Putra sempat meminta cetak rekening koran sebagai bukti transaksi, namun permintaannya ditolak oleh pihak bank, yang menurutnya sangat janggal.

“Saya minta rekening koran, tapi tidak dikasih. Itu kan hak saya, berarti ada yang disembunyikan?” ujarnya kesal.

Baca Juga  Dugaan Pelanggaran Etik Robin Manurung, Ketua BKD Terkesan Inkonsisten

Dia mengatakan uang senilai Rp8 juta dalam tabungan yang terkena blokir sejatinya digunakan untuk biaya berobat ibunya semasa hidup. Tapi harapan ini sirna sebab ibunya meninggal sebelum uang tersebut bisa digunakan

“Tadinya uang itu untuk biaya berobat ibu saya. Tapi sekarang ibu saya sudah meninggal, dan uangnya tidak bisa saya manfaatkan,” ucapnya lirih.

Sementara itu menurut Putra, dia diminta oleh pihak Customer Service (CS) BRI untuk membuat surat pernyataan bermaterai yang menyatakan bahwa rekening tersebut benar-benar miliknya dan tidak pernah digunakan untuk penipuan.

“Tadi saya sudah buat surat pernyataan. Katanya akan diproses tujuh hari kerja. Kita lihat saja, semoga bisa dibuka,” katanya.

Baca Juga  Mahasiswi Nommensen Raih Best Woman di Mbelin Brahmana Cup-I

Sinata.id telah berupaya mengonfirmasi hal ini ke Kantor BRI Unit Marihat pada Selasa (5/8/2025), tetapi seorang petugas security bernama Rudi menyampaikan bahwa pimpinannya sedang cuti. “Kepala Unit lagi cuti, minggu depan baru masuk,” ujar petugas tersebut. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini